Lima Medali Indonesia H+1 Pembukaan Asian Games, Menpora: Tetap Fokus

  • 21 Sep 2026 04:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kontingen Indonesia mengoleksi lima medali pada hari kedua pelaksanaan Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
  • Atlet teqball putri Sumaya menyumbangkan medali perak perdana setelah berjuang di partai final kejuaraan.
  • Menpora Erick Thohir meminta seluruh atlet nasional menjaga fokus dan disiplin demi menambah pundi medali.

RRI.CO.ID, Nagoya - Kontingen Indonesia sukses meraih lima medali pada ajang bergengsi Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang. Perolehan medali tersebut terdiri dari satu perak serta empat perunggu hingga Minggu, 20 September 2026.

Medali perak pertama disumbangkan oleh atlet Sumaya melalui cabang olahraga teqball pada nomor tunggal putri. Empat medali perunggu lainnya dipersembahkan wakil cabang wushu, teqball tunggal putra, soft tenis, serta karate.

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir mengapresiasi daya juang seluruh atlet nasional. Menpora meminta agar atlet dan pelatih tetap fokus bertanding.

“Saya mengapresiasi perjuangan dan kerja keras seluruh atlet Indonesia hari ini. Lima medali yang kita raih adalah hasil dari proses, disiplin, kerja keras, dan semangat juang para atlet. Terima kasih kepada atlet, pelatih, ofisial, dan seluruh tim yang terus berjuang untuk Merah Putih,” ujar Menpora Erick dalam keterangan tertulisnya diterima RRI.co.id Senin, 21 September 2026.

Erick menilai bahwa capaian awal ini menjadi modal berharga guna memperkuat rasa percaya diri kontingen. Pewushu Seraf Naro Siregar membuka kesuksesan kontingen Indonesia dengan meraih perunggu melalui penampilan disiplin pada nomor changquan.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita terus menjaga fokus. Setiap pertandingan adalah kesempatan untuk memberikan yang terbaik. Jangan cepat puas, tetapi juga jangan terbebani. Bertanding dengan percaya diri, disiplin, dan berikan kemampuan terbaik untuk Indonesia,” kata Menpora.

Erick mengingatkan para atlet agar tetap mempertahankan kondisi fisik prima demi menghadapi jadwal pertandingan berikutnya. Sejumlah cabang olahraga unggulan dijadwalkan kembali melakoni babak perebutan medali pada Senin, 21 September 2026.

“Besok perjuangan kembali berlanjut. Ada peluang kita menambah koleksi medali. Saya berharap para atlet menjaga fokus, semangat, dan kondisi terbaiknya. Kami di pemerintah akan terus memberikan dukungan agar para atlet bisa bertanding dengan maksimal,” ujarnya.

Erick mengajak seluruh elemen masyarakat Indonesia untuk terus memanjatkan doa demi kejayaan kontingen Merah Putih. Tim beregu putra soft tenis turut mengamankan medali perunggu melalui perjuangan ketat di babak penentuan.

“Untuk seluruh masyarakat Indonesia, mari terus kita dukung dan doakan perjuangan para atlet kita. Medali adalah hasil dari sebuah proses panjang, tetapi yang paling utama adalah bagaimana Merah Putih terus berjuang dan menunjukkan prestasi terbaik di panggung Asia. Semangat untuk seluruh kontingen Indonesia,” ujar Erick.

Pemain teqball Yoga Ardika Putra membawa pulang perunggu pada nomor perorangan. Atlet karate putri Leica Al Humaira Lubis menyumbang perunggu nomor kumite kelas lebih 68 kilogram, melengkapi kesuksesan Indonesia.

Dukungan penuh pemerintah diharapkan mampu memicu motivasi tinggi para atlet untuk menambah pundi-pundi medali juara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....