Persembahan KBRI Tokyo-WNI untuk Tim Indonesia di Asian Games 2026

  • 20 Sep 2026 04:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • KBRI Tokyo mengapresiasi partisipasi aktif WNI yang membaur menampilkan kesenian Nusantara di festival One Asia World.
  • PPI Nagoya dan Sekolah Bhinneka Nagoya menyajikan enam tarian tradisional untuk menyemarakkan Asian Games 2026.
  • Sanggar Bestari Nusantara Nagoya menampilkan tarian Ratoh Jaroe guna membakar semangat juang para atlet Indonesia.

RRI.CO.ID, Jakarta - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo mengapresiasi Warga Negara Indonesia (WNI) yang mendukung kontingen Asian Games 2026. Masyarakat perantau tersebut membaur bersama warga lokal Jepang melalui pertunjukan seni tradisional di Kota Nagoya.

Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Nagoya dan Sekolah Bhinneka Nagoya sukses memeriahkan festival One Asia World. Pemerintah Kota Nagoya menyelenggarakan kegiatan kebudayaan antarbangsa tersebut secara meriah pada Sabtu, 19 September 2026.

Koordinator Fungsi Penerangan Sosial Budaya KBRI Tokyo Muhammad Al Aula memuji semangat juang diaspora Indonesia. “Salut dengan semangat warga Indonesia yang berupaya semaksimal mungkin memberikan dukungan bagi Kontingen Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026,” kata Muhammad Al Aula dalam keterangan kepada RRI.co.id , Minggu, 20 September 2026.

PPI Nagoya mementaskan enam tarian tradisional seperti Sinanggar Tulo, Jaipong, Wonderland Indonesia, serta tarian Aceh. Aksi panggung tersebut berhasil memikat perhatian ribuan penonton dari masyarakat Jepang yang memadati area pertunjukan.

Ketua PPI Nagoya Flady Faliyenco Franggaratz Abubakar Pae menegaskan pentingnya diplomasi budaya di kancah internasional. Pentas kebudayaan daerah tersebut dipusatkan pada panggung terbuka di sekitar kawasan Stadion Paloma Mizuho, Nagoya.

“Kami harap melalui pengenalan budaya Indonesia ini dapat membakar semangat atlet Indonesia dalam ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Semoga kontingen Indonesia bisa membawa pulang banyak medali,” katanya.

Festival One Asia World turut menyajikan beragam kesenian tradisional serta kuliner lezat dari sejumlah negara. Sanggar Bestari Nusantara Nagoya menjalani masa latihan intensif selama tiga bulan demi membawakan tarian Aceh.

Perwakilan penari Sanggar Bestari Nusantara Nagoya Fadilah Asril menyampaikan rasa bahagianya usai tampil di panggung. Tarian Ratoh Jaroe asal Aceh dibawakan secara serasi oleh para penari perempuan berbusana adat tradisional.

“Senang sekali kami bisa tampil memeriahkan ajang Asian Games ini. Sukses buat teman-teman atlet. Selamat berjuang untuk Merah Putih,” ujar Fadilah.

Dukungan kebudayaan ini sukses mempererat rasa persaudaraan seluruh elemen masyarakat Indonesia di kawasan perantauan Jepang. Semangat kebersamaan diaspora tersebut diharapkan mampu memompa daya juang seluruh atlet nasional di arena pertandingan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....