WNI di Jepang Siapkan Pentas Budaya Dukung Kontingen Indonesia di Asian Games 2026

  • 20 Sep 2026 01:37 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Dukungan terhadap Kontingen Indonesia yang mengikuti Asian Games Aichi-Nagoya 2026 datang dari masyarakat Indonesia di Jepang.
  • Sekolah Bhinneka Nagoya turut berpartisipasi dengan menampilkan tarian Sinanggar Tulo bersama anak-anak Indonesia yang tinggal di Nagoya.

RRI.CO.ID, Jakarta - Masyarakat Indonesia di Jepang memberikan dukungan penuh kepada Kontingen Indonesia pada ajang Asian Games 2026. Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Nagoya bersama Sekolah Bhinneka Nagoya menyiapkan penampilan budaya untuk menyemarakkan perhelatan.

Penampilan budaya tersebut menjadi wadah berkumpulnya masyarakat Indonesia untuk memberikan dukungan langsung kepada Kontingen Merah Putih. Kegiatan tersebut melibatkan anak-anak Indonesia yang tinggal di Nagoya untuk menyemarakkan ajang Asian Games 2026.

Ketua PPI Nagoya Bomby menyampaikan keterangan resmi terkait dukungan tersebut pada Sabtu, 19 September 2026. Penampilan budaya tersebut digelar pada area mini stage sekitar Stadion Paloma Mizuho di Kota Nagoya.

“Untuk mendukung Tim Indonesia di Asian Games tahun ini, kami menyiapkan berbagai penampilan budaya untuk menghibur tim dan masyarakat yang ada di Jepang. Akan ada penampilan budaya, tarian-tarian dan juga musik hari ini serta pada 24-25 September,” ujar Bomby.

Bomby menyampaikan harapan besar terhadap perjuangan seluruh atlet yang mewakili Kontingen Indonesia pada kompetisi tersebut. Pertunjukan seni budaya tersebut dipersiapkan untuk menyemarakkan kehadiran Kontingen Indonesia di sekitar Stadion Paloma Mizuho.

“Saya harap atlet Indonesia bisa bertanding dengan full power. Juga masyarakat Indonesia, baik yang sedang berada di Indonesia ataupun di Jepang, mari kita dukung terus atlet Indonesia di Nagoya,” katanya.

Perwakilan Sekolah Bhinneka Nagoya Yuri memberikan penjelasan terkait keikutsertaan komunitasnya pada ajang olahraga Asia tersebut. Sekolah Bhinneka Nagoya menampilkan tarian Sinanggar Tulo bersama anak-anak Indonesia yang tinggal di Kota Nagoya.

“Latihan sudah dari satu tahun lalu, mulai dari cari kostum, latihan nari sampai hari ini masih terus latihan,” ujar Yuri.

Yuri menegaskan bahwa seluruh penampilan seni tersebut menjadi sarana penyemangat bagi para atlet Merah Putih. Sekolah Bhinneka Nagoya bahkan mendatangkan seluruh perlengkapan kostum tarian tersebut secara langsung dari Indonesia.

“Tetap semangat. Kami dari Sekolah Bhinneka Nagoya kasih dukungan pada semua atlet Indonesia,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....