Teqball, Peluang Emas Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026
- 19 Sep 2026 09:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Sumaya melaju ke semifinal tunggal putri dan berpeluang menghadirkan emas pertama Indonesia di Asian Games 2026.
- Sumaya akan menghadapi wakil India, Quimcy Joaquim Dsouza, pada semifinal Sabtu, 19 September 2026
- Teqball menjadi salah satu cabang yang mencatat sejarah karena pertama kali dipertandingkan di Asian Games.
RRI.CO.ID, Jakarta - Atlet teqball putri Indonesia, Sumaya, membuka peluang meraih emas pertama Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Sumaya akan menghadapi wakil India, Quimcy Joaquim Dsouza, pada semifinal tunggal putri, Sabtu, 19 September 2026.
Jika mampu melewati pertandingan tersebut, Sumaya akan tampil di final pada Minggu, 20 Septemmber 2026. Hasil itu juga membuka peluang Indonesia mencatat medali pertama dari cabang teqball di ajang Asian Games.
Sumaya melaju ke semifinal setelah melewati fase grup dan babak repechage di Nagoya City Higashi Sports Center, Jumat, 18 September 2026. Pada laga pertama Grup B, ia mengalahkan wakil Lebanon, Dandal Kamar, dengan skor 12-9 dan 12-11.
Namun, Sumaya harus mengakui keunggulan wakil Myanmar, Wai Khin Hnin, dengan skor 10-12 dan 8-12. Atlet asal Riau itu kemudian bangkit dengan mengalahkan wakil Kirgizstan, Aidana Otorbaeva, dalam tiga gim.
Sumaya menang dengan skor 6-12, 12-6, dan 12-6 atas Aidana. Hasil tersebut membuatnya menempati posisi kedua Grup B dan harus melewati babak repechage.
Pada babak tersebut, Sumaya menghadapi wakil Kamboja, DY Koemyean. Ia memastikan tiket semifinal setelah menang dua gim langsung dengan skor 12-8 dan 12-7.
Pelatih teqball Indonesia, Fitrah Muhammad, menilai Sumaya menunjukkan perkembangan positif selama pertandingan. Kepercayaan diri atlet juga disebut meningkat, terutama ketika mampu unggul cukup jauh dari lawannya.
“Kepercayaan dirinya sudah tinggi, terutama ketika unggul jauh dari lawan. Dia mencoba beberapa serangan yang kira-kira bisa dipakai dan dipatenkan untuk pertandingan selanjutnya,” kata Fitrah dalam keterangan NOC Indonesia kepada RRI.co.id .
Sumaya mengaku bersyukur dapat menembus babak semifinal Asian Games 2026. Ia bertekad menjaga fokus dan memperbaiki kekurangan sebelum menghadapi wakil India.
“Saya akan berusaha menjaga fokus, memperbaiki apa yang masih kurang, dan memberikan yang terbaik di semifinal. Semifinal nanti akan jadi pertandingan yang keras,” ujar Sumaya.
Ia juga menegaskan targetnya untuk meraih medali emas pada penampilan perdananya di Asian Games. “Saya harus yakin karena target saya meraih medali emas dan bisa mencetak sejarah,” katanya.
Teqball sendiri merupakan olahraga yang memadukan unsur sepak bola dan tenis meja. Asian Games Aichi-Nagoya 2026 menjadi debut cabang olahraga tersebut dalam ajang Asian Games.
Selain Sumaya, Indonesia juga memiliki peluang meraih medali melalui Yoga Ardika di nomor tunggal putra. Ganda putra Husni Uba dan La Ode Mardan juga akan memperebutkan medali pada Minggu, 20 September 2026.
Pertandingan Sumaya melawan Quimcy menjadi salah satu momentum penting bagi kontingen Indonesia pada hari pembukaan Asian Games 2026. Kemenangan akan mengantarkannya ke final sekaligus menjaga peluang emas pertama Indonesia melalui cabang teqball.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....