Caroline Bangun Melaju ke Final Modern Pentathlon Asian Games 2026
- 18 Sep 2026 11:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Caroline Bangun melaju ke final modern pentathlon putri Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah finis kedelapan di semifinal Grup A.
- Caroline mengumpulkan 1.351 poin, dengan hasil terbaik pada obstacle run dan renang, masing-masing finis keempat dan kedua.
- Caroline menargetkan konsistensi di lima besar dan membidik medali emas meski persaingan dari China, Korea Selatan, dan Jepang ketat.
RRI.CO.ID, Jakarta – Atlet modern pentathlon putri Indonesia, Caroline Bangun berhasil melaju ke final Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Pada semifinal Grup A yang digelar di Anjo Sports Centre, Jepang, Kamis, 17 September, Caroline finis kedelapan.
Cabor modern pentathlon di Asian Games tahun ini diketahui memakai fomat baru. Format itu mengganti nomor berkuda dengan obstacle run serta membatasi waktu pertandingan keseluruhan sekitar 90 menit.
“Saya sangat senang karena ini pertama kalinya bertanding dengan format baru,” kata Caroline dalam keterangan resminya. Ia mengaku bangga mampu menyelesaikan seluruh rangkaian pertandingan meski format tersebut terasa asing.
Menurutnya, tantangan terbesar muncul saat atlet harus berpindah nomor dalam waktu singkat. “Kami harus bergerak cepat dan terburu-buru mengganti pakaian sebelum mengikuti nomor berikutnya,” ujar dia.
Caroline mengawali semifinal dengan tampil di nomor anggar bersama Nurfa Qalbi. Langkahnya dan Nurfa sama-sama terhenti pada babak 16 besar setelah kalah dari lawan masing-masing.
Pada nomor obstacle run, Caroline berhasil memperbaiki posisinya dengan menempati peringkat keempat. Nurfa menyelesaikan nomor tersebut di posisi ke-10.
Pada nomor renang, Caroline kembali tampil kuat dan finis di posisi kedua. Nurfa juga menunjukkan performa cukup baik dengan menempati peringkat kelima.
Namun, posisi Caroline turun ke peringkat kesembilan setelah menyelesaikan nomor laser run. Sementara itu, Nurfa menutup nomor tersebut di posisi ke-14 setelah menjalani kombinasi lari dan menembak.
Dari 17 atlet yang bertanding di semifinal Grup A, Caroline menempati peringkat kedelapan dengan total 1.351 poin. Nurfa finis di posisi ke-12 dengan 1.170 poin.
Caroline menyebut hasil tersebut masih perlu dievaluasi, terutama pada aspek lari dan kesiapan mental. “Saya ingin meningkatkan mental dan kemampuan lari karena itu masih menjadi salah satu kelemahan saya,” katanya.
Ia menargetkan penampilan lebih konsisten pada obstacle run dan renang yang menjadi nomor unggulannya. “Untuk obstacle run dan renang, saya ingin konsisten masuk lima besar,” ucap dia.
Caroline menilai persaingan di Asian Games berlangsung ketat, terutama menghadapi atlet China, Korea Selatan, dan Jepang. "Kompetisinya sangat kuat, tetapi tentu saja target saya adalah menjadi juara,” ujar Caroline.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....