KONI Tuntaskan Diplomasi Olahraga Bersama Timor Leste

  • 17 Sep 2026 13:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • KONI Pusat resmi menuntaskan program diplomasi olahraga internasional bertajuk ISIMP bersama perwakilan Timor Leste.
  • Delegasi Timor Leste mengapresiasi sambutan hangat Indonesia sebelum kembali bertolak ke Dili melalui Bandara Ngurah Rai.
  • Penyelenggara menyerahkan seperangkat peralatan Petanque guna mendukung kemajuan prestasi cabang olahraga tersebut di Timor Leste.

RRI.CO.ID, Badung - Komite Olahraga Nasional Indonesia menuntaskan program diplomasi olahraga internasional bersama delegasi mahasiswa Timor Leste. Pertemuan perpisahan delegasi kedua negara bertetangga tersebut terlaksana secara hangat di Bandara Ngurah Rai Bali.

Agenda bertajuk International Student Inbound Mobility Program tersebut resmi berakhir setelah mempertemukan insan olahraga. KONI Pusat menyalurkan seperangkat peralatan olahraga Petanque guna mempererat tali persahabatan antarnegara yang berdekatan.

KONI Pusat menginisiasi kerja sama bilateral bersama Confederacao Do Desporto De Timor Leste (CDTL). Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA) menjadi tuan rumah bagi peserta utusan Universidade Nacional Timor Lorosa’e (UNTL).

Perwakilan delegasi Timor-Leste menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas sambutan hangat selama berada di Indonesia. Acara perpisahan tersebut berlangsung pada hari Senin, 14 September 2026 di Bandara Ngurah Rai Bali.

“Terima kasih atas semua perhatian dan kebaikan yang kami terima selama berada di Indonesia. Sejak kami tiba hingga saat kami kembali ke Dili, kami merasa sangat diperhatikan dan diterima dengan baik seperti saudara sendiri,” ujar perwakilan Timor-Leste.

Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman menutup perhelatan olahraga internasional tersebut secara resmi. Penutupan kegiatan diplomasi olahraga antarnegara bertetangga ini berlangsung pada hari Minggu, 13 September 2026.

“Alangkah indahnya, kita negara yang bertetangga membangun suatu kehidupan yang penuh keakraban, kita saling mengisi kekurangan dan mendukung pada hal positif,” kata Marciano.

Marciano menceritakan pengalaman bertugas pada wilayah Ainaro saat menjalin hubungan begitu hangat bersama warga setempat. Ia menjelaskan keputusan memilih pengemudi serta ajudan dan staf terdekat yang berasal dari masyarakat lokal.

“Saudara-saudara juga adalah saudara saya juga, saya ingin kita bangkit bersama. Saya ingin Timor Leste dihormati negara lain. Boleh saja kecil tapi punya kualitas sumber daya manusia yang luar biasa,” kata Marciano dalam keterangannya, Rabu, 16 September 2026.

UNDIKMA memberikan bantuan bola sedangkan KONI Pusat melengkapi bola kecil, circle, tas, beserta pengirimannya. Bantuan perlengkapan tersebut diharapkan mampu mendorong perkembangan cabang olahraga Petanque pada masa depan Timor Leste.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....