Bagas/Apri Siap Jalani Debut di Sektor Ganda Campuran
- 16 Sep 2026 22:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Bagas Maulana dan Apriyani Rahayu memulai perjalanan baru sebagai pasangan ganda campuran.
- Keduanya fokus membangun chemistry dan menyesuaikan pola permainan setelah berlatih bersama.
- Bagas/Apri akan menjalani debut pada Indonesia International Challenge 2026 di Surabaya pada 22-27 September 2026.
RRI.CO.ID, Jakarta – Pebulutangkis Bagas Maulana dan Apriyani Rahayu siap memulai perjalanan sebagai pasangan baru di sektor ganda campuran. Perubahan komposisi dilakukan pelatih Nova Widianto untuk membentuk kekuatan sekaligus pelapis di sektor tersebut.
Bagas dan Apri mulai dipasangkan sejak September 2026. Apri sebelumnya berpasangan dengan Dejan Ferdinansyah, sementara Bagas bersama Indah Cahya Sari Jamil.
Ditemui RRI di Pelatnas Cipayung, Jakarta, Bagas mengatakan dirinya bersama Apri siap menjalankan keputusan pelatih tanpa merasa terbebani. Keduanya memilih fokus beradaptasi, membangun chemistry, dan membuktikan kepercayaan pelatih.
“Sekarang kami sudah main mix (campuran), jadi kami benar-benar mau memaksimalkan itu. Kami juga tidak ingin menyia-nyiakan kepercayaan pelatih yang sudah percaya kepada kami,” kata Bagas di Jakarta, Rabu, 16 September 2026.
Keduanya memang bukan pemain tanpa pengalaman karena telah meraih prestasi di sektor sebelumnya. Bagas pernah menjuarai All England 2022 dan Korea Open 2024, sedangkan Apri meraih emas Olimpiade Tokyo 2020.
Meski harus membangun permainan kembali dari awal, Bagas dan Apri tidak menganggap perubahan tersebut sebagai alasan untuk minder. Bagas justru menyebut perpindahan sektor sebagai tantangan baru yang harus dijalani dengan semangat bertanding.
“Sebenarnya kami sudah matang, tetapi harus kembali berpikir dari awal dan memulainya dari nol. Ini tantangan baru bagi kami,” ujarnya.
Sementara itu, Apri juga melihat perpindahan tersebut sebagai kesempatan untuk membuktikan kemampuannya masih dapat berkembang. “Ini perubahan dan tantangan baru bagi saya karena saya merasa masih mampu serta masih banyak yang bisa dieksplorasi,” kata Apri.
Dalam proses adaptasi, keduanya mengaku masih perlu banyak berkomunikasi mengenai pola permainan ganda campuran. Apri menyebut pola Bagas berbeda dengan Dejan, sehingga keduanya harus memahami kebutuhan masing-masing di lapangan.
Mereka juga mulai membangun koneksi melalui komunikasi dan kepercayaan setelah berlatih selama lima hari terakhir. Apri menilai proses tersebut penting karena chemistry dari luar lapangan akan menjadi modal ketika bertanding.
Apri dan Bagas juga menyadari pekerjaan mereka tidak mudah karena belum memiliki poin peringkat ganda campuran. “Kami harus ekstra karena poin kami belum ada dan hasil bagus menjadi modal untuk poin tahun depan,” ujar Apri.
Untuk tahap awal, mereka memilih menjalani pertandingan satu demi satu tanpa memasang target khusus dari pelatih. Apri mengatakan Nova masih mengamati seluruh pemain dan belum memberikan target peringkat tertentu kepada mereka.
“Pelatih belum menyebut target khusus karena masih melihat semuanya. Kami akan memaksimalkan tiga pertandingan dan fokus satu per satu untuk mengetahui perkembangan berikutnya,” kata Apri.
Apri dan Bagas akan memulai debut mereka sebagai pasangan ganda campuran pada ajang Indonesia International Challenge 2026. Turnamen tersebut akan digelar di GOR Sudirman, Surabaya, Jawa Timur pada 22-27 September 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....