CdM Pastikan Atlet Indonesia Aman di tengah Banjir Nagoya

  • 10 Sep 2026 12:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • CdM Asian Games 2026 Todotua Pasaribu memastikan seluruh atlet Indonesia di Nagoya dalam kondisi aman di tengah ancaman banjir.
  • Tim CdM terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan panitia serta pemerintah setempat.
  • Todotua menegaskan dukungan nonteknis terus diberikan agar atlet tetap fokus menghadapi pertandingan.

RRI.CO.ID, Jakarta - Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia untuk Asian Games, Todotua Pasaribu, memastikan atlet Indonesia di Jepang dalam kondisi aman. Hal ini menyusul situasi dan kondisi cuaca ekstrem banjir di Nagoya yang menjadi tempat perhelatan Asian Games.

“Posisi Atlet Village yang dijadikan tempat penginapan bagi seluruh atlet yang ikut berkompetisi di Asian Games itu berada di wilayah pelabuhan. Lokasinya di pinggir dan tidak jauh dari laut,” ujar Todotua, dalam keterangan resmi yang diterima RRI, Kamis, 10 September 2026.

Panitia penyelenggara telah melakukan evakuasi dan meningkatkan status kesiagaan di kawasan Atlet Village. Tim Indonesia juga terus memantau situasi serta berkoordinasi dengan panitia dan otoritas setempat.

“Kita akan mengikuti aturan dari panitia dan pemerintah setempat. Sejauh ini atlet kita yang sudah berada di sana posisinya aman. Kita tinggal menunggu, mudah-mudahan dalam waktu segera kondisi bisa reda,” katanya.

Banjir turut berdampak pada berbagai aktivitas di Nagoya, termasuk layanan umum seperti rumah sakit dan sekolah. Todotua menyebut kondisi tersebut merupakan keputusan pemerintah setempat dan termasuk situasi force majeure.

“Ini situasi major, bukan hanya venue olahraga, tetapi juga pelayanan umum. Jadi ini memang keputusan pemerintah setempat dan merupakan kondisi force majeure,” ujarnya.

Tim CdM terus berkoordinasi mencari alternatif tempat latihan bagi atlet yang membutuhkan. Langkah tersebut dilakukan agar program persiapan tetap berjalan ketika kondisi memungkinkan.

“Kita monitor terus. Prinsipnya, atlet fokus pada pertandingan,” kata Todotua.

Kontingen Indonesia diperkuat 430 atlet dan 145 ofisial dari 35 cabang olahraga pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Tim Indonesia juga menyiapkan 78 tenaga pendukung, terdiri dari dokter, masseur, fisioterapis, serta tim Head Quarter.

“Dukungan non-teknis akan kami berikan secara maksimal. Kami akan memastikan kebutuhan akomodasi, transportasi, layanan pendukung, dan kebutuhan atlet dapat berjalan dengan baik melalui koordinasi dengan masing-masing cabang olahraga,” ujar Todotua.

Diinformasikan sebelumnya, banjir melanda sejumlah wilayah Jepang setelah hujan deras mengguyur Prefektur Aichi dan Gifu, Selasa 8 September 2026. Nagoya terdampak parah setelah curah hujan mencapai 104,5 milimeter dalam satu jam.

Angka tersebut menjadi curah hujan tertinggi sepanjang pencatatan di Kota Nagoya. Sejumlah ruas jalan terendam, termasuk kawasan Sakae yang menjadi salah satu pusat keramaian Nagoya.

Peringatan tersebut berkategori “risiko bencana sangat tinggi” bagi wilayah di sekitar aliran sungai. Akibat banjir, sekitar 2.700 warga Aichi mengungsi ke tempat penampungan.

Empat orang dilaporkan mengalami luka ringan akibat bencana tersebut. Gangguan transportasi juga meluas hingga layanan Shinkansen Tokaido dan Sanyo yang sempat dihentikan.

Sejumlah lokasi yang akan digunakan untuk Asian Games di Nagoya juga terdampak banjir. Kondisi tersebut terjadi menjelang pembukaan Asian Games Aichi-Nagoya pada 19 September.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....