BRI Grand Final IPL Jadi Evaluasi dan Uji Coba Atlet menuju Level Internasional

  • 31 Agt 2026 07:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Petrus Reinhard Golose menilai BRI Grand Final IPL 2026 Season 2 menjadi uji coba sekaligus evaluasi penting atlet menuju level internasional
  • Yon Mardiono melihat perkembangan positif mental atlet yang kini lebih percaya diri dan mampu mengendalikan diri saat menghadapi tekanan pertandingan
  • PTM Arwana Jaya dan Onic Sport menjadi juara Divisi Elite Putra dan Putri dengan sama-sama mengoleksi enam poin sempurna dari tiga pertandingan Grand Final

RRI.CO.ID, Jakarta – Ketua Umum IPL Petrus Reinhard Golose menilai BRI Grand Final Indonesia Pingpong League 2026 Season 2 menjadi uji coba penting atlet. Kompetisi tersebut juga menjadi evaluasi untuk melihat perkembangan kemampuan atlet sebelum menghadapi persaingan tenis meja tingkat internasional.

Petrus mengatakan Grand Final IPL menjadi bagian persiapan atlet menuju berbagai agenda internasional setelah menjalani rangkaian kompetisi domestik. “Bertanding adalah latihan terbaik, dengan disiapkan acara pertandingan seperti ini, mendidik mental anak-anak kita itu untuk ke dunia,” ujar Petrus saat BRI Grand Final IPL 2026 di Trans Studio Mall, Cibubur, Jawa Barat, Sabtu, 29 Agustus 2026.

Menurut Petrus, pengalaman bertanding dalam kompetisi seperti Grand Final IPL membantu atlet membangun kesiapan menghadapi lawan-lawan berkualitas. “Karena dengan adanya perlombaan, maka mereka akan lebih siap,” kata Petrus mengenai manfaat pertandingan bagi perkembangan atlet.

Ia menilai kesiapan atlet tidak hanya ditentukan kemampuan teknis, tetapi juga kemampuan menghadapi tekanan dan menjaga mental ketika bertanding. Karena itu, kesempatan tampil dalam kompetisi berkualitas menjadi bagian penting dalam proses menuju persaingan internasional.

Sementara itu, Sekjen IPL Yon Mardiono menilai perkembangan atlet terlihat dari kemampuan mereka menghadapi tekanan pertandingan. “Kalau sebelum-sebelumnya atlet-atlet masih demam panggung, sekarang saya lihat tadi mentalnya lebih PD,” kata Yon.

Yon menyebut kondisi tersebut terlihat ketika atlet tampil di satu meja dengan perhatian penonton yang terpusat pada pertandingan. Menurutnya, situasi tersebut membutuhkan mental bertanding yang kuat dan kini atlet mulai terbiasa menghadapinya.

“Lebih bisa menenangkan situasi dirinya sendiri itu sudah mulai ada improve menurut saya,” ujar Yon mengenai perkembangan mental atlet. Perubahan tersebut membuat pengurus IPL semakin percaya diri terhadap perkembangan atlet menjelang rangkaian kompetisi internasional.

Pengalaman bertanding dan perkembangan mental yang ditunjukkan atlet menjadi modal penting. Para atlet ini selanjutnya akan menghadapi Asian Games, Kejuaraan Asia, serta SEA Games.

BRI Grand Final IPL 2026 Season 2 berlangsung setelah 47 tim bertarung dalam rangkaian kompetisi di tujuh regional. Jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan musim perdana yang hanya diikuti 27 tim, menunjukkan perkembangan kompetisi tenis meja nasional.

Sebanyak delapan tim kemudian bersaing pada babak BRI Grand Final Indonesia Pingpong League 2026 Season 2. Terbagi menjadi masing-masing empat tim dalam Divisi Elite Putra dan Putri.

Divisi Elite Putra diikuti Onic Sport Jakarta, PTM Arwana Jaya, PTM Sukun Kudus, dan Zakhwan Sport, sedangkan Divisi Elite Putri terdiri dari Onic Sport, PTM Arwana Jaya, PTM Sukun Kudus, dan Jasa Raharja Putera.

Pada hari terakhir pelaksanaan BRI Grand Final IPL 2026, PTM Arwana Jaya menjadi juara Divisi Elite Putra setelah mengumpulkan enam poin dari tiga pertandingan. Sedangkan di Divisi Elite Putri, Onic Sport juga tampil sebagai juara dengan enam poin sempurna dari tiga pertandingan Grand Final.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....