Dejan/Apriyani ke Semifinal Pontianak International Challenge 2026

  • 29 Agt 2026 02:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Ganda Campuran - Perempat Final: Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu vs Bagas Maulana/Indah Cahya Sari Jamil (6) 21-16, 16-21, 21-13

RRI.CO.ID, Jakarta – Ganda campuran Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu melangkah ke semifinal POLYTRON Pontianak International Challenge 2026, Pontianak, Jumat 28 Agustus 2026. Dejan/Apriyani menang atas kompatriot, Bagas Maulana/Indah Cahya Sari Jamil dalam rubber match dengan skor akhir 21-16, 16-21, 21-13.

Dejan Ferdinansyah bersyukur bisa menang di babak perempat final ini, meski sedih harus menghadapi teman sendiri. “Alhamdulillah hari ini bisa menang, walaupun sayangnya ketemu temen sendiri jadi perwakilan Indonesianya sedikit di babak selanjutnya,” katanya seusai pertandingan.

Menurutnya, karena Dejan/Apriyani dan Bagas/Indah merupakan teman, kedua ganda sudah saling mengenal kelebihan dan kekurangan masing-masing. Sehingga, lanjut Dejan, pertandingan ini sepenuhnya merupakan adu strategi.

“Karena ketemu temen sendiri jadinya ada sedikit sudah sama-sama tahu kelebihan dan kekurangan. Tadi memang benar-benar adu strategi, siapa yang siap mereka yang bisa ambil kemenangan,” ujarnya.

“Secara permainan kami memang antisipasi terus kelebihan serangan mereka. Mas Bagas punya smash yang kencang dan Indah depannya sangat baik jadi bagaimana meminimalisir mereka dapat serangan,” ucapnya.

Sementara secara komunikasi bersama pasangan barunya, Dejan menjelaskan bahwa seluruhnya berjalan lancar. Baik Apriyani dan Dejan saling menerima masukan satu sama lain.

“Tadi komunikasi kami berjalan lancar, saya terima ketika kak Apri memberi tahu, begitu juga sebaliknya. Dan ya selama lima minggu bersama, cukup banyak improve yang kami rasakan. Semoga ke depan kami bisa lebih baik lagi,” katanya.

Sementara menurut Apriyani Rahayu, belajar dari pengalaman bahwa ia dan Dejan perlu terus fokus ke permainan, bukan poin. Selain itu, aktif dalam mengingatkan pasangan selama pertandingan agar tidak kehilangan ritme.

“Belajar dari tadi malam saat bertemu Verrell/Bernadine, kami terus fokus ke permainan, bukan poinnya. Fokus satu demi satu. Terus saling mengingatkan agar ritmenya tidak lepas terutama di gim ketiga,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....