PON Pantai Perdana Siap Lengkapi Gelaran PON Empat Tahunan
- 28 Agt 2026 20:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- KONI Pusat akan menggelar PON Pantai pertama di Indonesia pada 2026 sebagai pelengkap PON empat tahunan.
- PON Pantai di Ancol, Jakarta, mempertandingkan 10 cabang olahraga sekaligus memperluas pembinaan atlet olahraga air.
- Ajang ini ditargetkan meningkatkan prestasi atlet Indonesia dan kesiapan menghadapi kompetisi pantai tingkat internasional.
RRI.CO.ID, Jakarta - Komite Olahraga Nasional Indonesia atau KONI Pusat menyiapkan Pekan Olahraga Nasional (PON) Pantai pertama di Indonesia pada 2026. Ajang ini menjadi multi-event nasional khusus olahraga pantai yang belum pernah digelar sebelumnya.
PON Pantai akan berlangsung di Ancol, Jakarta, dengan mempertandingkan 10 cabang olahraga pantai. KONI berharap ajang ini menjadi wadah pembinaan atlet sekaligus meningkatkan prestasi olahraga air Indonesia.
Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman mengatakan, PON Pantai melengkapi penyelenggaraan PON empat tahunan. "Selain Pekan Olahraga Nasional empat tahunan, kami juga menggelar PON yang lain," ujar Marciano, saat diwawancara Pro 3 RRI, Jumat, 28 Agustus 2026.
Menurut Marciano, KONI memiliki 81 cabang olahraga yang membutuhkan ruang kompetisi dan pembinaan. PON Pantai, lanjutnya, menjadi salah satu upaya memberikan kesempatan kepada cabang olahraga non-Olimpiade untuk berkembang.
Penyelenggaraan PON Pantai juga sejalan dengan upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia bidang olahraga. KONI menilai Indonesia sebagai negara maritim memiliki potensi besar dalam pengembangan olahraga air.
Ajang tersebut diharapkan meningkatkan kesiapan atlet Indonesia menghadapi kejuaraan pantai tingkat ASEAN, Asia, hingga dunia. Melalui ajang ini, KONI ingin Indonesia mampu bersaing lebih baik dalam berbagai kompetisi olahraga pantai internasional.
Sepuluh cabang olahraga akan dipertandingkan di Ancol dengan memanfaatkan fasilitas yang telah tersedia. Nomor yang disiapkan antara lain renang perairan terbuka, polo air, selam laut, dan layar.
Selain itu, terdapat basket 3 on 3 pantai, bola tangan, serta voli pantai modern. Pemilihan Ancol, menurut Marciano, dinilai sesuai karena seluruh cabang tersebut dapat dipertandingkan dalam satu kawasan.
PON Pantai juga diharapkan memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan pelaku UMKM. Kehadiran atlet, ofisial, dan penonton diproyeksikan turut meningkatkan aktivitas ekonomi di kawasan Ancol.
“Kebetulan saat kami mulai mensosialisasikan penyelenggaraan PON pantai ini, Gubernur DKI Jakarta menyambut baik. Dan bersedia menjadi tuan rumah,” kata Marciano.
KONI memastikan penyelenggaraan PON Pantai tidak diarahkan untuk membangun venue olahraga baru. Fasilitas yang sudah tersedia akan dioptimalkan dengan tetap melakukan renovasi jika diperlukan.
KONI juga menjadikan prestasi atlet sebagai salah satu ukuran keberhasilan penyelenggaraan PON Pantai. Ia berharap ajang ini dapat menciptakan rekor baru untuk berbagai cabang yang dipertandigkan.
“Kami tidak mau hanya event ini sudah berjalan, tapi tidak ada hasil prestasinya. Prestasi atlet kalau ada ada pemecahan rekor, baik nasional maupun internasional itu adalah salah satu tolok ukur keberhasilan penyelenggaraan suatu event olahraga,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....