Coco Gauff Juara Cincinnati Open, Samai Rekor Serena Williams
- 24 Agt 2026 11:47 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Coco Gauff mengalahkan Jessica Pegula 6-2, 6-4 untuk menjuarai Cincinnati Open 2026.
- Gauff menyamai rekor Serena Williams dan Victoria Azarenka sebagai juara dua kali Cincinnati Open.
- Gauff menyebut gelar Cincinnati meningkatkan kepercayaan dirinya menjelang persaingan di US Open 2026.
RRI.CO.ID, Cincinnati - Coco Gauff menjuarai Cincinnati Open 2026 setelah mengalahkan Jessica Pegula dua set langsung, Senin, 24 Agustus 2026. Kemenangan itu mengantarnya sejajar dengan Serena Williams dan Victoria Azarenka yang dua kali menjuarai turnamen WTA 1000 tersebut.
Gauff menang 6-2, 6-4 atas Pegula dalam final sesama petenis Amerika Serikat di Lindner Family Tennis Center, Ohio. Sebelumnya, Gauff menjuarai turnamen tersebut pada edisi 2023.
Gelar tersebut menjadi trofi pertama Gauff sepanjang tahun ini dalam persaingan WTA Tour. Prestasinya semakin kuat setelah melewati pekan turnamen dengan performa konsisten.
Gauff sempat kehilangan set pembuka saat menghadapi Liudmila Samsonova pada pertandingan pertama. Setelah itu, ia merebut 12 set beruntun dan hanya kehilangan 32 gim.
Dilansir dari WTA, Gauff langsung tampil agresif pada laga final dan tidak pernah tertinggal dari Pegula. Ia bahkan membuka keunggulan 5-0 dalam waktu kurang dari 30 menit.
Pegula sempat menggagalkan kesempatan Gauff untuk menutup pertandingan pada gim kedelapan set kedua. Namun, Gauff langsung mematahkan servis Pegula tanpa kehilangan poin untuk memastikan kemenangan.
Gauff menyelesaikan final dalam waktu satu jam 14 menit dengan statistik servis dan break yang dominan. Ia memenangkan 65 persen poin dari servis pertama, sedangkan Pegula hanya mencatat 47 persen.
Gauff juga memanfaatkan lima dari enam peluang break dalam pertandingan tersebut. Ia mengumpulkan 32 poin ketika Pegula melakukan servis dan hanya sekali menghadapi deuce.
Usai pertandingan, Gauff mengatakan kemenangan tersebut meningkatkan keyakinannya terhadap latihan yang telah dijalani. “Saya semakin percaya bisa menyelesaikan pertandingan sulit, meski tidak selalu bermain dengan baik,” kata Gauff, dikutip dari WTA.
Sementara itu, Pegula menyebut permainan Gauff seperti papan pantul setelah pertandingan final berakhir. “Tidak menyenangkan menghadapinya, saya bahkan merasa tidak bermain buruk,” ujar Pegula.
Hasil ini menjadi momentum positif bagi Gauff dalam menghadapi turnamen US Open yang segera bergulir. Pada 2023, Gauff jua menjuarai Cincinnati sebelum merebut gelar Grand Slam perdananya di US Open.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....