Hentikan Laju Swiatek, Pegula Amankan Tiket Final Cincinnati Open
- 23 Agt 2026 09:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Jessica Pegula mengalahkan Iga Swiatek dengan skor 7-5, 4-6, 6-4 dalam pertandingan semifinal Cincinnati Open yang berlangsung hampir tiga jam.
- Kemenangan Pegula mengakhiri rentetan sepuluh kemenangan berturut-turut yang diraih Swiatek di turnamen ini.
- Pertandingan mencapai puncaknya pada set ketiga di mana Pegula mampu membalikkan keadaan setelah sempat tertinggal untuk meraih tiket ke final.
RRI.CO.ID, Cincinnati – Jessica Pegula menaklukkan Iga Swiatek dalam semifinal Cincinnati Open setelah melewati pertandingan tiga set yang ketat. Kemenangan itu mengakhiri rentetan sepuluh kemenangan Swiatek dan mengantar Pegula kembali ke final Cincinnati Open.
Laga tersebut berlangsung selama hampir tiga jam di Lindner Family Tennis Center pada Minggu, 23 Agustus 2026. Sempat tertinggal pada set penentuan, Pegula mampu membalikkan keadaan dan menang 7-5, 4-6, 6-4.
Unggulan ketiga itu menyebut pertandingan tersebut sulit karena penampilan kedua pemain kerap berubah sepanjang laga. “Saya senang dengan cara saya menangani banyak hal yang terjadi hari ini,” kata Pegula, dikutip dari WTA.
Kemenangan itu menjadi kemenangan tiga set beruntun Pegula dalam empat hari terakhir di Cincinnati. Sebelumnya, ia mengalahkan Amanda Anisimova pada perempat final setelah sempat menjalani jeda medis.
Petenis Amerika Serikat itu beristirahat penuh pada Jumat tanpa mendatangi lokasi turnamen. “Pagi ini saya tidak merasakan keluhan apa pun yang mengganggu saat menghadapi Amanda,” ujarnya.
Laga semifinal tersebut menjadi pertemuan ke-13 Pegula dan Swiatek, yang sempat tertunda akibat hujan singkat. Lima gim pertama menghasilkan pergantian servis sebelum Pegula merebut set pembuka 7-5.

Pegula menilai kondisi lapangan Cincinnati mendukung strategi yang berhasil diterapkannya melawan Swiatek. Lima dari enam kemenangan Pegula atas Swiatek sebelumnya terjadi di lapangan keras.
“Sejak gim pertama, saya berdiri dekat garis belakang untuk mengurangi waktu dan ruang geraknya. Saya rasa strategi itu yang selalu membuat saya berhasil melawannya di lapangan keras,” kata Pegula.
Pertandingan tersebut menghasilkan 13 break servis, termasuk dua akibat double fault yang dilakukan Swiatek. Pada gim kesembilan set penentuan, Pegula memanfaatkan peluang break keempat setelah forehand Swiatek melebar.
Kemenangan tersebut mengantarkan Pegula ke final Cincinnati kedua dalam tiga tahun terakhir. Pada partai puncak, ia akan menghadapi pemenang laga antara Sara Bejlek dan Coco Gauff.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....