Sebanyak 155 Atlet Delapan Negara Ikuti Kejuaraan Woodball di Bali

  • 20 Agt 2026 02:41 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Sebanyak 155 atlet dari delapan negara bersaing dalam 12 nomor pertandingan AICE 8th Indonesia Open Woodball Championship 2026 di Lapangan Cricket Udayana, Bali.
  • Kejuaraan woodball tingkat internasional ini berlangsung pada 18–22 Agustus 2026 bersamaan dengan momentum perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
  • Penyelenggaraan kompetisi ini mendapat dukungan penuh dari International Woodball Federation (IWbF), PP Persatuan Cricket Indonesia (PP PCI), Universitas Udayana, serta sejumlah mitra sponsor.

RRI.CO.ID, Bali - Sebanyak 155 atlet dari delapan negara bertanding memperebutkan kemenangan dalam 12 nomor perlombaan cabang olahraga woodball. Para peserta mancanegara tersebut beradu ketangkasan dalam kategori stroke dan fairway pada arena di Lapangan Cricket Udayana.

AICE 8th Indonesia Open Woodball Championship 2026 berlangsung sejak Selasa, 18 Agustus 2026 hingga Sabtu, 22 Agustus 2026. Panitia merilis data perkembangan turnamen internasional ini di Pulau Dewata pada Rabu, 19 Agustus 2026.

President International Woodball Federation (IWbF) Sean Chi-Hsiang Weng membuka ajang bergengsi secara langsung di lokasi acara. Indonesia sukses menggelar kejuaraan Asian Cup dan Indonesia Open di JSI Resort pada tahun lalu secara meriah.

“Tahun lalu, Indonesian Woodball sukses menggelar Asian Cup dan Indonesia Open di JSI Resort. Tahun ini di Bali. Ini menjadi sebuah perjalanan panjang untuk terus mengembangkan woodball di Indonesia. Saya senang sekali komitmen yang dipegang IWbA untuk woodball,” ujar Sean.

Sean mengapresiasi keberlanjutan kejuaraan tahunan ini sebagai sarana pembinaan para atlet muda dari berbagai negara sahabat. Negara peserta tahun ini mencakup Hong Kong, Chinese Taipei, China, Singapura, Malaysia, Korea Selatan, India, serta Indonesia.

“Kompetisi seperti Indonesia Open sangat penting bagi perkembangan woodball karena memberikan kesempatan kepada atlet untuk mendapatkan pengalaman bertanding di level internasional, meningkatkan kualitas permainan, sekaligus membangun hubungan yang lebih kuat di antara komunitas woodball dunia,” kata Sean.

Ketua Umum Indonesian Woodball Association (IWbA) Aang Sunadji menegaskan komitmen pengurus dalam memajukan cabang olahraga prestasi. Penyelenggaraan turnamen skala internasional ini kembali bertepatan dengan momentum perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Indonesia Open bukan hanya tentang pertandingan dan medali. Ini adalah kesempatan untuk meningkatkan pengalaman atlet, membangun persahabatan antarnegara, dan menunjukkan bahwa Indonesia memiliki komitmen untuk terus mengembangkan woodball. Kami ingin semakin banyak atlet muda Indonesia tumbuh dan berprestasi hingga mampu mengibarkan Merah Putih di panggung dunia,” ucap Aang.

Aang menambahkan bahwa antusiasme tinggi seluruh kontingen menjadi energi positif dalam pelaksanaan agenda kompetisi tahunan. Seluruh kontingen memperlihatkan semangat juang tinggi saat melintasi rintangan lintasan di area pertandingan Lapangan Cricket.

“Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi energi bagi kami untuk memberikan yang terbaik sebagai tuan rumah. Kami ingin Indonesia tidak hanya sukses menyelenggarakan kompetisi, tetapi juga menunjukkan kontribusi dan komitmennya dalam membawa woodball semakin berkembang di tingkat internasional,” katanya.

Ketua Umum PP Persatuan Cricket Indonesia (PP PCI) Abhiram Singh Yadav memberikan dukungan fasilitas tempat pertandingan secara terbuka. Universitas Udayana turut menyokong kelancaran sarana pendukung utama selama rangkaian kejuaraan internasional tersebut berlangsung.

“Kami senang dapat ikut mendukung penyelenggaraan Indonesia Open. Olahraga akan semakin maju ketika kita bisa saling mendukung dan memberikan ruang bagi cabang olahraga untuk berkembang. Semoga dukungan ini dapat memberikan manfaat bagi woodball dan olahraga Indonesia secara keseluruhan,” ujarnya.

Pihak penyelenggara menjalin kemitraan erat dengan AICE, Mills, Kings Travel, Episode Hotel Kuta, serta Universitas Udayana. Kolaborasi lintas sektor ini memperkuat ekosistem olahraga nasional sekaligus menyokong gelaran kejuaraan woodball di Bali.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....