Indonesia-Hungaria Perkuat Kerja Sama Olahraga Berkuda Memanah

  • 17 Agt 2026 09:23 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • FN.PBM Pusat menandatangani MoU dengan Nemethy Horseback Archery Sport Association untuk memperkuat kerja sama olahraga Indonesia-Hungaria
  • Kerja sama diarahkan meningkatkan kualitas teknis, pelatihan, regulasi, serta pengembangan olahraga berkuda memanah Indonesia
  • Kolaborasi mencakup tiga pilar utama, yaitu pertukaran pengetahuan, pengembangan atlet, dan penguatan hubungan budaya kedua negara

RRI.CO.ID, Jakarta – Federasi Nasional Persatuan Olahraga Berkuda Memanah Seluruh Indonesia (FN.PBM Pusat) memperkuat kerja sama internasional dengan Hungaria. Dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin 17 Agustus 2026, kerja sama ditandai penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU).

Penandatangan berlangsung antara Nemethy Horseback Archery Sport Association dan FN.PBM di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Budapest, Hungaria. FN.PBM Pusat diwakili Ketua Umum, Triwatty Marciano, dan Ketua Nemethy Horseback Archery Sport Association Christoph Arpad Nemethy.

Prosesi tersebut disaksikan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Hungaria Penny Dewi Herasati. Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman mengapresiasi langkah FN.PBM Pusat membangun kerja sama dengan organisasi di Hungaria.

“KONI Pusat mengapresiasi langkah yang dilakukan Federasi Nasional Pordasi Berkuda Memanah di Hungaria. Kerja sama ini membuktikan bahwa transformasi organisasi Pordasi memang penting sehingga federasi nasional dapat melakukan kerja sama dengan organisasi terkait di luar,” ucap Marciano.

Kerja sama tersebut diharapkan meningkatkan kualitas olahraga berkuda memanah Indonesia, terutama dari aspek teknis, pelatihan, dan regulasi. “Kami berharap kerja sama federasi dapat meningkatkan kualitas olahraga berkuda memanah, mulai dari standar teknis, pelatihan, dan regulasi,” ujarnya.

Kerja sama FN.PBM Pusat dan Nemethy merupakan tindak lanjut pertemuan kedua organisasi dalam IHAA Forum pada Maret 2026. Marciano berharap penguatan kerja sama internasional dapat membantu berkuda memanah berkembang dan dipertandingkan dalam multievent internasional.

“Tentunya harus diikuti sosialisasi di berbagai negara. Sehingga olahraga berkuda memanah dapat dipertandingkan pada multievent internasional dan atlet-atlet Indonesia dapat mempersembahkan prestasi dunia,” kata.

Sementara itu, Penny Dewi Herasati menilai kerja sama tersebut memiliki makna lebih luas karena berkuda memanah memiliki akar sejarah dan budaya di Indonesia maupun Hungaria.

“Berkuda Memanah memiliki akar sejarah dan budaya yang kuat, baik di Indonesia maupun Hungaria. Kesamaan tersebut memberikan ruang bagi olahraga untuk menjadi sarana mempertemukan masyarakat kedua negara sekaligus menjaga warisan tradisi dalam konteks modern,” ucap Penny.

Menurut Penny, kerja sama FN.PBM Pusat dan Nemethy dapat menjadi bagian dari diplomasi olahraga. Melalui pertukaran pengetahuan, pengalaman, budaya, dan persahabatan masyarakat kedua negara.

KBRI Budapest juga menyatakan komitmennya menjadi jembatan dalam mendukung berbagai program dan pertukaran yang dapat memperkuat hubungan Indonesia-Hungaria melalui olahraga.

MoU FN.PBM Pusat dan Nemethy akan mengembangkan kerja sama melalui, yakni Knowledge Exchange, Athlete Development, dan Cultural Synergy. Ketiga pilar tersebut mencakup pertukaran pengetahuan dan metodologi latihan, peningkatan kapasitas atlet dan pelatih, serta penguatan hubungan Indonesia-Hungaria.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....