Timnas Voli Putra Indonesia Fokus Perkuat Fisik jelang Asian Games 2026

  • 13 Agt 2026 23:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Timnas voli putra Indonesia memusatkan latihan di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Jawa Barat untuk persiapan Asian Games Aichi-Nagoya, Jepang.
  • Pelatih Reidel Toiran menekankan penguatan fisik sebagai aspek krusial pada pemusatan latihan kali ini dengan alokasi latihan 80 persen untuk fisik dan 20 persen untuk teknik.
  • Program latihan difokuskan pada pembangunan kondisi fisik optimal guna menghadapi persaingan tingkat regional di Asian Games.

RRI.CO.ID, Jakarta – Timnas voli putra Indonesia terus mendorong penguatan fisik jelang menghadapi persaingan Asian Games di Aichi-Nagoya, Jepang. Latihan fisik menjadi fokus utama dalam pemusatan latihan di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Jawa Barat.

Dalam wawancara bersama RRI, pelatih timnas voli putra, Reidel Toiran, menegaskan penguatan fisik menjadi aspek penting dalam pertandingan. Saat ini, porsi latihan masih didominasi aspek fisik dengan komposisi 80 persen, sementara 20 persen sisanya teknik.

"Setiap hari kita ada fisik, pagi satu kali ada gym dan sirkuit untuk menjaga kondisi aerobik dan anaerobik. Satu hari kita ada latihan di pasir untuk mempercepat penguatan tendon dan artikulasi," ujar Toiran di Sentul, Rabu, 12 Agustus 2026.

Toiran mengatakan sesi latihan berlangsung dua kali sehari, yakni pukul 08.00 pagi dan 16.00 sore. Latihan sore lebih difokuskan pada teknik serta penguatan stabilitas core pemain.

Timnas voli putra sendiri telah menjalani pemusatan latihan sejak 5 Agustus 2026. Sebelumnya, mereka telah mengikuti serangkaian turnamen internasional.

Pada Juni 2026, Indonesia berhasil menjuarai turnamen AVC Men’s Volleyball Cup di Ahmedabad, India. Sementara pada Juli 2026, mereka harus puas finis ketiga pada ajang SEA V Cup di Filipina dan Indonesia.

Padatnya jadwal tersebut membuat pemulihan kebugaran dan penguatan fisik menjadi fokus utama pelatih dalam pemusatan latihan ini. Para pemain mendapat waktu untuk beristirahat, sebelum berlatih kembali mulai 5 Agustus 2026.

“Kita maksimalkan waktu dulu untuk fisik, baru teknik. Kemarin habis kompetisi kita kasih libur agak panjang, biar grafik bisa turun, nanti bisa mulai dari awal,” ujar Toiran.

Pelatih asal Kuba itu juga memberikan evaluasinya terkait kompetisi yang diikuti sebelumnya. Ia menilai Indonesia tampil luar biasa di India, meski mengakui ada penurunan performa pada turnamen berikutnya.

“Waktu kita di India itu sudah peak performance sampai 80 persen karena masih belum fisikal. Selesai dari India itu, sudah turun grafik karena tidak ada waktu, kita langsung ke Filipina dan kondisi fisik sudah menurun,” ucapnya.

Sementara itu, pemain timnas voli putra, Farhan Halim, juga mengakui pemusatan latihan kali ini lebih berat. Terlebih dengan latihan fisik yang dijalani hampir setiap hari.

“TC (pemusatan latihan) kali ini lumayan berat, pelatih juga lebih banyak mendorong ke latihan fisik seperti strength dan VO2 Max. Mungkin ke depannya akan ada perubahan-perubahan,” kata Farhan.

Sebanyak 18 pemain mengikuti pemusatan latihan di Sentul, Jawa Barat. Nantinya, akan dipilih 12 hingga 14 pemain untuk mewakili Indonesia berangkat ke Jepang.

Asian Games 2026 dijadwalkan berlangsung di Aichi dan Nagoya, Jepang, pada 19 September – 4 Oktober 2026. Indonesia menargetkan dapat membawa pulang medali dari pesta olahraga terbesar kawasan Asia tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....