PBVSI Evaluasi Timnas Putri usai Raih Perunggu SEA V Women's Cup

  • 10 Agt 2026 19:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • PBVSI mengevaluasi performa timnas voli putri Indonesia yang kembali meraih medali perunggu SEA V Women’s Cup 2026.
  • Inkonsistensi saat menghadapi Filipina dinilai dipengaruhi euforia kemenangan atas Vietnam yang berujung menjadi beban.
  • Menghadapi AVC Women’s Continental Championship, PBVSI menargetkan timnas putri Indonesia menembus delapan besar.

RRI.CO.ID, Jakarta - PP PBVSI mengapresiasi timnas voli putri Indonesia yang kembali meraih medali perunggu SEA V Women’s Cup 2026. Namun, hasil tersebut belum memenuhi target karena Indonesia diproyeksikan menempati posisi runner up.

Wakil Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBVSI, Loudry Maspaitella, menilai performa tim menunjukkan perkembangan. Pada leg pertama, Indonesia menempati peringkat ketiga dan mampu mengalahkan Filipina.

Pada leg kedua, Indonesia meraih kemenangan penting atas Vietnam dalam pertandingan yang berlangsung dramatis. Namun, Indonesia kemudian kalah dari Filipina pada laga terakhir dan kembali finis di posisi ketiga.

“Secara keseluruhan kami mengapresiasi pencapaian tempat ketiga. Walau belum sesuai target sebagai runner up,” kata Loudry, kepada RRI, Senin, 10 Agustus 2026.

Menurutnya, SEA V Cup menjadi wadah penting untuk meningkatkan persaingan voli antarnegara Asia Tenggara. “Dengan Sea V Cup ini peta kekuatan voli di Asia Tenggara saat ini sudah semakin merata, tidak hanya didominasi Thailand,” ujarnya.

Namun Loudry menyayangkan permainan tim voli putri belum konsisten. Meski menurutnya, hal ini disebabkan karena faktor nonteknis.

“Saat mengalahkan Vietnam, kami berada dalam euforia tinggi. Euforia itu justru menjadi bumerang ketika menghadapi Filipina yang memiliki motivasi tinggi untuk menang,” kata mantan pemain voli nasional ini.

Menghadapi agenda berikutnya, AVC Women’s Continental Championship di China, PBVSI menetapkan target menembus delapan besar. Target itu mempertimbangkan meningkatnya kualitas lawan, termasuk Jepang dan China yang berpotensi memperberat persaingan.

Loudry mengatakan evaluasi juga akan dilakukan, termasuk menyentuh komposisi pemain untuk menghadapi persaingan level Asia. PBVSI berencana memberi pengalaman kepada pemain U-21 dan U-18 untuk masuk dalam skuad senior.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....