Garuda Academy Year II 2026 Dimulai, Menpora Erick Tekankan Pentingnya Kepemimpin

  • 29 Jul 2026 12:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, menegaskan transformasi sepak bola Indonesia membutuhkan fondasi kepemimpinan yang kuat
  • Garuda Academy Year II 2026 memiliki misi melahirkan tenaga pengelola sepak bola profesional berstandar global
  • Menpora Erick bilang pemerintah terus berkomitmen dalam mendukung pengembangan olahraga melalui penyelenggaraan ajang internasional yang mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

RRI.CO.ID, Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, menegaskan transformasi sepak bola Indonesia membutuhkan fondasi kepemimpinan yang kuat. Hal tersebut disampaikan Menpora Erick saat menghadiri Garuda Academy Year II 2026.

Akademi yang memiliki misi melahirkan tenaga pengelola sepak bola profesional berstandar global tersebut baru memulai rangkaian pembelajaran tatap muka. Kegiatan dibuka di Hotel Le Meridien, Jakarta, Kamis 28 Juli 2026.

Dalam sambutannya, Menpora Erick menyampaikan apresiasi kepada FIFA atas komitmennya dalam mendukung kemajuan sepak bola Indonesia. Menurutnya, besarnya kecintaan masyarakat terhadap sepak bola harus diimbangi dengan pembangunan ekosistem yang lebih kokoh.

“Terima kasih kepada FIFA yang sudah mendukung kemajuan sepak bola Indonesia. Kita tahu kecintaan masyarakat terhadap sepak bola begitu besar,” ujar Menpora Erick.

Menpora Erick menyampaikan, sebagian perhatian publik terhadap sepak bola lebih banyak tertuju pada pemain, pelatih, maupun performa tim. Padahal, aspek tersebut hanya beberapa dari komponen yang membangun kemajuan sepak bola.

“Sebagian komponen, backbone-nya ya adalah kita semua. Saya berulang kali menyampaikan bahwa leadership harus ada di dalam sepak bola, termasuk didalamnya dengan sistem yang baik,” katanya.

Kepada 105 peserta Garuda Academy Year II CORE 1.0, Menpora Erick memberikan tantangan. Mempora menantang para akademisi untuk menjadi generasi penerus yang mampu membawa perubahan bagi industri sepak bola modern.

“Saya ingin menantang kalian (peserta) karena kalian adalah masa depan sepak bola Indonesia. Kita serius membangun leadership. Jangan sampai fondasi yang sudah dibangun ini mengalami kemunduran,” ucap Menpora Erick.

“Di sini kalian harus bekerja dengan nilai. Apa yang dilakukan harus memberi manfaat bagi keluarga dan juga bangsa. Tidak ada transformasi yang berhasil tanpa komitmen leadership dan sistem,” kata Menpora Erick.

Lebih lanjut, Menpora Erick bilang pemerintah terus berkomitmen dalam mendukung pengembangan olahraga. Dukungan tersebut direalisasikan melalui penyelenggaraan ajang internasional yang mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Seperti diketahui, CORE 1.0 ini menjadi fondasi awal bagi para peserta untuk memahami berbagai aspek penting dalam industri sepak bola modern. Mereka juga mempelajari pentingnya membangun identitas merek dalam sepak bola serta perencanaan dan penyelenggaraan event olahraga yang profesional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....