Sinergi Tim Apik Bawa Fajar/Fikri Juara China Open 2026

  • 26 Jul 2026 21:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • GANDA PUTRA - FINAL: Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri vs Kim Won Ho/Seo Seung Jae 16-21, 21-19, 21-19
  • Pertandingan berlangsung selama 71 menit di lapangan 1 Olympic Sports Center Gymnasium, Tiongkok, Minggu 26 Juli 2026
  • Sebelumnya, Fajar/Fikri juga mengalahkan Kim/Seo di Final Japan Open 2026 pada 19 Juni 2026.

RRI.CO.ID, Jakarta - Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri finis sebagai juara China Open 2026. Fajar/Fikri sukses menuntaskan perlawanan ketat unggulan pertama, Kim Won Ho/Seo Seung Jae 16-21, 21-19, 21-19.

Pertandingan berlangsung selama 71 menit di lapangan 1 Olympic Sports Center Gymnasium, Tiongkok, Minggu 26 Juli 2026. Sebelumnya, Fajar/Fikri juga mengalahkan Kim/Seo di Final Japan Open 2026 pada 19 Juni 2026.

“Kami mengucapkan syukur alhamdulillah diberikan kelancaran dan kemenangan serta hasil maksimal di China Open ini. Mempertahankan gelar di sini, back-to-back juara juga setelah Japan Open pekan lalu. Terima kasih untuk semua yang selalu mendukung,” ucap Fajar seusai pertandingan kepada PBSI, Minggu, 26 juli 2026.

Menurut Fajar, Kim Won Ho/Seo Seung Jae bermain dengan memberikan segalanya. Lanjutnya, Kim/Seo berani mencoba berbagai cara untuk mencetak poin.

“Di pertandingan tadi memang tidak mudah melawan ganda nomor satu dunia, mereka bermain sangat all out, berani mencoba semuanya, agak berbeda dengan pekan lalu. Kami sebenarnya sudah sisa-sisa tenaga, dua minggu yang sangat melelahkan tapi kami coba terus bertahan, mencari cara bagaimana untuk memenangkan pertandingan,” kata sang kapten Piala Thomas 2026 itu.

Fajar bersyukur dan berterima kasih kepada Fikri yang mampu menutup titik lemahnya selama pertandingan berlangsung. “Saya berterimakasih buat Fikri yang sudah meng-cover semua bagian area lapangan,” katanya.

Fajar berharap kemenangan ini bisa menjadi momentum untuk ganda putra Indonesia semakin baik ke depannya. Ia berharap, kemenangan ini dapat memotivasi junior-junior untuk dapat memiliki posisi di level atas.

“Ini rezeki dan hasil kerja keras kami. Semoga menjadi momentum untuk ganda putra semakin baik, bangkit lagi dengan junior-junior kami semakin termotivasi untuk terus mengejar dan menempel ranking kami jadi di level atas, yang ikut tidak hanya dua pasang tapi bisa tiga, empat bahkan lima,” ujarnya.

Kekalahan cepat Fajar/Fikri di Indonesia Open 2026, menurut Fajar, menjadi motivasi sendiri dalam menjawab keraguan di lapangan. “Hasil tidak maksimal di Indonesia Open, di kandang sendiri membuat kami terpukul tapi dari situ pasti ada motivasi sendiri buat kami bisa menjawab keraguan semuanya,” katanya.

Sementara kata Muhammad Shohibul Fikri, ia mengaku justru Fajar lah yang membimbing Fikri untuk dapat menampilkan permainan apik. Menurut Fikri, Fajar selalu berusaha untuk membangkitkan semangat.

“Jujur saya tidak merasa meng-cover a Fajar hari ini, malah saya merasa sangat dibimbing tadi. Jika saya melakukan banyak kesalahan, dia tidak pernah mengerutu, tidak pernah menghakimi saya. Dia selalu membangkitkan semangat dan itu yang membuat saya jadi tidak lelah, tidak mudah capek,” kata Fikri.

Fikri mengaku bahwa kondisi Fajar/Fikri sudah mulai menurun. Namun, final sudah di depan mata dan Fajar/Fikri berhasil memberikan segalanya yang terbaik.

“Kondisi kami sudah menurun tapi ini final, sayang banget kalau kami tidak memaksa. Alhamdulillah, dua minggu ini sangat luar biasa,” katanya.

Selanjutnya, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri akan memfokuskan diri ke Kejuaraan Dunia 2026. Fajar/Fikri berharap konsistensi ini dapat berlanjut disana.

“Berikutnya Kejuaraan Dunia, kami berharap dengan hasil ini semoga bisa mendapatkan hasil yang baik juga di sana. Setelah pulang, kami akan langsung melakukan persiapan yang intensif,” kata Fikri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....