Sinner dan Djokovic Mundur dari Canadian Open, Picu Sorotan Jadwal Padat Turnamen
- 25 Jul 2026 21:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Jannik Sinner dan Novak Djokovic menarik diri dari Canadian Open 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus mendatang untuk memprioritaskan kesehatan fisik mereka.
- Keputusan mundur dari kedua petenis peringkat teratas ini memicu diskusi serius tentang perlunya evaluasi jadwal turnamen profesional yang lebih mempertimbangkan kesejahteraan pemain.
- Penyelenggara menilai perubahan jadwal penting untuk melindungi pemain dan menjaga kualitas Masters 1000.
RRI.CO.ID, Jakarta – Petenis unggulan, Jannik Sinner dan Novak Djokovic, memutuskan mundur dari Canadian Open 2026 yang akan dimulai Agustus mendatang. Keputusan tersebut memicu desakan evaluasi jadwal turnamen yang dinilai kurang memperhatikan kesehatan pemain.
Berdasarkan laman ATP, Sinner memutuskan tidak tampil di Montreal demi menjaga kondisi fisiknya. Juara Wimbledon 2026 itu memilih untuk fokus pada pemulihan sebelum melanjutkan musim.
"Tidak pernah mudah melewatkan turnamen sepenting ini, tetapi kami yakin ini keputusan yang tepat untuk memprioritaskan kesehatan saya. Saya kecewa tidak bisa tampil di sana, namun saya berharap dapat kembali ke Montreal pada masa mendatang,” ujar Sinner, dikutip dari ATP, Sabtu, 25 Juli 2026.
Turnamen ATP Masters 1000 tersebut dijadwalkan berlangsung di IGA Stadium, Montreal, pada 2-13 Agustus 2026. Carlos Alcaraz juga dipastikan tidak tampil karena masih memulihkan cedera pergelangan tangan.
Sementara itu, Direktur Canadian Open, Valerie Tetreault, mengaku kecewa atas absennya Sinner dan Djokovic. Kedua petenis terbaik dunia itu juga tidak mengikuti edisi tahun lalu yang digelar di Toronto.
Meski demikian, Tetreault tetap menghormati keputusan tersebut. Ia menyebut jadwal pertandingan yang padat menjadi tantangan besar bagi para petenis.
"Kami menghormati keputusan mereka dan memahami bahwa kesehatan pemain harus tetap menjadi prioritas. Namun, pengunduran diri mendadak yang semakin sering menunjukkan persoalan lebih besar bagi olahraga ini,” kata Tetreault, dikutip dari BBC pada Sabtu, 25 Juli 2026.
Menurut Tetreault, mundurnya pemain elit menjelang turnamen yang semakin sering terjadi menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian serius. Ia menegaskan Masters 1000 merupakan salah satu ajang utama dalam kalender ATP yang dinantikan para penggemar.
Tetreault berharap ada langkah nyata untuk mengatasi masalah tersebut."Kami sudah berdiskusi dengan ATP agar persoalan ini mendapat perhatian serius," ujar Tetreault.
Canadian Open digelar sebelum Cincinnati Open, yang juga merupakan turnamen Masters 1000. Rangkaian pertandingan akan berlanjut ke US Open, yang menjadi turnamen Grand Slam terakhir musim ini.
Tujuh dari sembilan turnamen Masters 1000 kini berlangsung selama 12 hari. Kalender kompetisi yang membentang selama 11 bulan kerap menuai kritik para pemain.
Sebelumnya, Jack Draper dan Emma Raducanu mundur dari Wimbledon akibat cedera. Draper bahkan menilai banyaknya cedera pemain papan atas cukup mengkhawatirkan.
Awal tahun ini, petenis putri nomor satu dunia, Aryna Sabalenka, dan Iga Swiatek mengundurkan diri dari Dubai Championships. Keduanya meninggalkan turnamen WTA 1000 itu dua hari sebelum pertandingan dimulai.
Direktur turnamen, Salah Tahlak, sempat mengatakan pemain yang mundur terlambat seharusnya kehilangan poin. Namun, Sabalenka menyebut hal itu tidak masuk akal dan mengancam tidak akan bermain kembali di turnamen itu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....