FHI Bidik Posisi Enam Besar dan Rencana Naturalisasi Empat Pemain Hoki
- 21 Jul 2026 23:56 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pengurus Pusat Federasi Hockey Indonesia menargetkan posisi enam besar pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
- Chef de Mission Todotua Pasaribu berkomitmen mendukung proses naturalisasi empat pemain hoki asal Eropa.
- Tim nasional hoki Indonesia menjalani pemusatan latihan mandiri secara intensif sejak awal tahun.
RRI.CO.ID, Jakarta - Pengurus Pusat Federasi Hockey Indonesia menargetkan posisi enam besar pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Target tersebut berguna agar skuad merah putih melaju ke babak kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028.
Chef de Mission Kontingen Indonesia Todotua Pasaribu siap membantu proses naturalisasi empat pemain asing olahraga tersebut. Dukungan tersebut disampaikan ketika ia mendatangi Lapangan Hockey Internasional Gelora Bung Karno Senayan di Jakarta.
Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia Todotua Pasaribu menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi kenyamanan seluruh atlet. Delegasi hoki Indonesia yang akan berangkat menuju Jepang tersebut tercatat berjumlah sebanyak 48 orang.
“Kita mau memastikan bahwa keberadaan teman-teman cabor ini, kalau hari ini khususnya tim putra dan putri, yang total delegasinya itu atlet, pelatih, dan official sekitar 48 orang. Bisa kita antarkan secara maksimal dari berangkat hingga pulang lagi ke Tanah Air,” kata Todotua.
Todotua berkomitmen membantu keinginan federasi hoki untuk mendatangkan para pemain naturalisasi asal Eropa tersebut. Para pemain yang diincar tersebut diketahui merupakan atlet yang berasal dari Jerman dan Belanda.
“Kita akan coba dorong agar keinginan menaturalisasi empat pemain hockey tersebut bisa cepat terealisasi. Dan, kita juga akan mencoba mengakomodir usulan beberapa coach pendamping Timnas Hockey Field Indonesia yang akan berangkat nanti,” katanya.
Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Federasi Hockey Indonesia (PP FHI) Yasser Arafat Suaidy mengapresiasi kunjungan tersebut. Kunjungan kerja resmi CdM Kontingen Indonesia tersebut dilaksanakan pada hari Selasa, 21 Juli 2026.
“Alhamdulillah, hari ini kita bersyukur dikunjungi Pak CdM dan beliau support ada beberapa pelatih untuk berangkat. Begitu juga ada beberapa pemain yang dalam proses naturalisasi. Kami dari federasi sangat berterima kasih ke Bapak CDM, mudah-mudahan ini jadi suntikan semangat bagi Timnas Hockey Indonesia di Asian Games nanti,” ujar Yassr Arafat Suaidy.
Yasser menjelaskan bahwa kelolosan tim nasional putra dan putri merupakan sejarah besar bagi olahraga hoki. Skuad putra meraih peringkat keempat di Bangkok sedangkan skuad putri mengamankan medali perunggu di Jakarta.
“Ini merupakan yang kedua kalinya Timnas Hockey Field Putra dan Putri Indonesia tampil di Asian Games. Sebelumnya, kita hanya mendapatkan tiket sebagai tuan rumah pada Asian Games Jakarta 2018,” kata Yasser.
Ia kemudian menegaskan komitmen tinggi tim nasional untuk dapat bersaing memperebutkan tiket Olimpiade mendatang. Hanya juara turnamen tersebut yang berhak mendapatkan tiket kelolosan langsung menuju Olimpiade Los Angeles.
“Di Asian Games 2026 ini hanya juara yang langsung mendapatkan tiket ke Olimpiade Los Angeles 2028. Jadi, target kita bisa masuk di peringkat 6 besar untuk bisa mengikuti babak kualifikasi Olimpiade 2028. Melihat kualitas kita mudah-mudahan bisa lebih dari itu,” katanya.
Pelatih Timnas Hockey Field Indonesia asal Malaysia Muhammad Dhaarma Raj turut membenarkan target tersebut. Ia menilai persaingan pada turnamen tersebut akan berjalan sangat ketat karena melibatkan tim kuat.
“Ya, kita memang sejak awal menargetkan masuk peringkat 6 besar. Jadi, kita bisa mengikuti babak kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028. Kita akan berusaha meski saingan cukup berat antara lain India, Jepang, Hongkong, Korea, Chinese Taipei, dan Malaysia,” ujar Muhammad Dhaarma Raj.
Yasser menjelaskan tim nasional telah melaksanakan pemusatan latihan mandiri sejak bulan Januari kemarin. Mereka juga telah berhasil menyelesaikan rangkaian uji coba dan pemusatan latihan di Darwin, Australia.
“Sebenarnya banyak yang kita butuhkan dalam melakukan persiapan menuju Asian Games 2026. Hanya saja kita paham kondisi pemerintah. Kita melakukan pelatnas mandiri sejak Januari lalu sampai sekarang. Kami berharap nanti bisa dibantu dari pihak CdM dan pemerintah,” ucap Yasser.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....