Indonesia Gagal Juara SEA V Cup Usai Kalah dari Kamboja

  • 19 Jul 2026 23:37 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Timnas voli putra Indonesia gagal meraih gelar juara leg pertama turnamen SEA V Cup 2026.
  • Skuad Kamboja mengalahkan Indonesia secara dramatis dengan skor tipis dua lawan tiga pada babak final.
  • Tim Thailand berhasil mengunci posisi ketiga setelah menumbangkan skuad Vietnam di dalam pertandingan perebutan juara.

RRI.CO.ID, Jakarta - Timnas voli putra Indonesia gagal menjuarai turnamen South East Asia V League (SEA V Cup) 2026. Skuad Garuda harus mengakui keunggulan dramatis tim Kamboja pada babak pertandingan final leg pertama.

Pertandingan puncak tersebut selesai dengan skor tipis dua lawan tiga pada Minggu, 19 Juli 2026. Kekalahan skuad Merah Putih ini terjadi di dalam gedung olahraga Candon City Arena di Filipina.

Kekalahan ini tergolong mengejutkan karena pada fase grup Indonesia sempat membantai Kamboja dengan skor tiga lawan nol. Namun, Kamboja bangkit dan melaju ke babak final setelah berhasil mengandaskan perlawanan dari tim Thailand.

Pada awal laga, tim Kamboja langsung mendominasi permainan hingga merebut set pertama dengan skor 25 lawan 23. Dominasi tersebut berlanjut pada set kedua yang kembali dimenangi oleh mereka melalui skor ketat 28 lawan 26.

Tim asuhan pelatih Reidal Toiran mulai memperlihatkan kebangkitan dengan merebut kemenangan tipis pada set ketiga. Harapan Indonesia sempat menyala setelah berhasil memaksakan babak penentuan usai memenangi set keempat dengan skor 25 lawan 22.

Pada set kelima, pertahanan Indonesia kembali rapuh sehingga Kamboja langsung memimpin perolehan angka sejak awal. Lawan akhirnya memastikan diri keluar sebagai pemenang setelah menyudahi set terakhir dengan skor sebelas lawan 15.

Asisten pelatih tim nasional Indonesia bernama Nur Widayanto memberikan analisis mengenai hasil pertandingan final tersebut. Kamboja sendiri lolos ke final usai menundukkan Thailand dengan skor tiga lawan satu di semifinal.

"Mental Kamboja sedang naik setelah kemenangan melawan Thailand. PR tim kami adalah start pertandingan yang kurang bagus sehingga mental mereka semakin meningkat," ujar Nur Widayanto.

Nur juga menyoroti beberapa faktor teknis yang menjadi penyebab utama kekalahan tim nasional Indonesia. Indonesia padahal datang ke kejuaraan ini dengan menyandang status sebagai juara Asian Volleyball Confederation (AVC) Cup.

"Selain ada masalah di serangan, penerimaan bola pertama juga kurang baik dan serangan kami tidak cukup membunuh lawan," katanya.

Ia kemudian menjelaskan secara lebih mendalam mengenai pola kelemahan barisan pertahanan skuad Merah Putih. Sementara itu, Thailand sukses merebut posisi ketiga setelah mengandaskan Vietnam dengan skor tiga lawan satu.

"Serangan mereka sebenarnya monoton ke arah outside hitter di posisi empat. Namun, blocker kami masih kurang sabar menunggu dan kurang rapat sehingga serangan mereka tetap bisa tembus," ujar Nur.

Thailand sukses memenangi laga perebutan tempat ketiga dengan skor set 23 lawan 25 dan 30 lawan 28. Kemenangan skuad Gajah Putih dipastikan lewat keunggulan set berikutnya sebesar 25 lawan 20 dan 28 lawan 26.

Turnamen bola voli bergengsi ini masih akan berlanjut ke babak leg kedua di Indonesia. Pertandingan babak berikutnya tersebut dijadwalkan bakal berlangsung mulai tanggal 22 Juli hingga 26 Juli 2026.

Tim nasional Indonesia akan berusaha keras untuk bangkit demi membalas kekalahan menyakitkan dari tim Kamboja. Langkah perjuangan keras tersebut sangat penting guna menjaga peluang emas dalam mempertahankan gelar juara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....