Ana/Trias Kalah di Perempat Final Japan Open 2026

  • 17 Jul 2026 19:33 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • GANDA PUTRI-QF: Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari vs Hsu Yin Hui/Lin Jhih Yun (Chinese Taipei) 18-21, 15-21

RRI.CO.ID, Jakarta - Ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari kalah di perempat final Japan Open 2026. Ana/Trias kalah dari pasangan Chinese Teipei, Hsu Yin Hsui/ Lin Jhin Yun dua set langsung dengan skor akhir 18-21/ 15-21.

Ini merupakan kekalahan pertama Ana/Trias dari tiga pertemuan mereka dengan Hsu/Lin. Pertandingan sendiri berlangsung selama 43 menit di Lapangan 1 Tokyo Metropolitan Gymnasium, Jumat 17 Juli 2026.

Gim pertama berjalan ketat, namun Ana/Trias mampu terus memimpin keunggulan poin hingga poin-poin krusial. Sayangnya, pada kedudukan 18-16, Hsu/Lin mampu menyalip keunggulan dengan mencatatkan lima poin secara beruntun dan merebut kemenangan gim pertama.

Pada gim kedua, Ana/Trias sempat memimpin hingga kedudukan 10-9. Akan tetapi, Hsu/Lin kembali mencatatkan empat poin secara beruntun untuk merebut keunggulan.

Pasangan ranking 12 ganda putri asal Chinese Teipei itu mampu mempertahankan keunggulan mereka hingga akhir pertandingan. Mengakhiri gim dengan skor akhir 18-21/ 15-21 untuk kemenangan pasangan Hsu/Lin.

Seusai pertandingan, Meilysa Trias Puspitasari menjelaskan bahwa mereka membuat banyak kesalahan sendiri di lapangan. “Tadi kami banyak melakukan kesalahan sendiri. Banyak mati sendiri dan itu harus dikurangi ke depannya,” ujarnya.

Sementara menurut Febriana Dwipuji Kusuma, tidak ada kendala dengan lapangannya sendiri. Namun, menurutnya, pola permainan berisiko yang dimainkan merekalah penyebab terjadinya kesalahan.

“Tidak ada kendala di lapangan, kami sudah siap sebenarnya, tidak berpengaruh juga karena kemarin tidak bertanding. Tapi memang hari ini kami kurang safe mainnya. Banyak pengembalian bola yang mengambang dan kurang bagus,” ucapnya.

Ana menambahkan bahwa Hsu Yin Hui/Lin Jhih Yun memiliki pola permainan yang aman, sehingga sulit ditembus. “Pasangan Chinese Taipei ini punya permainan yang safe, dari pola permainan mereka juga cukup padu dan kuat,” pungkasnya,

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....