Indonesia Raih Emas dan Perak di Kejuaraan Tinju Asia U-19 dan U-23
- 16 Jul 2026 08:29 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Anggi Intania Chalik memenangkan medali emas pada kategori U-19 Putri Light Flyweight (45–48 kg) dengan mengalahkan wakil India, Gunjan, di Hall Basket GBK Senayan pada 15 Juli 2026.
- Dira Artika meraih medali perak pada kategori U-19 Putri Featherweight (54–57 kg) setelah kalah dari petinju India, Prachi, di babak final.
RRI.CO.ID, Jakarta – Indonesia berhasil meraih satu medali emas dan satu perak di Asian Boxing U-19 & U-23 Championships 2026. Kejuaraan tinju kelompok umur tingkat Asia itu berlangsung di Hall Basket GBK Senayan, Jakarta, pada 5-16 Juli 2026.
Medali emas dipersembahkan Anggi Intania Chalik setelah tampil dominan pada final U-19 Putri Light Flyweight (45–48 kilogram). Sedangkan medali perak diraih Dira Artika pada nomor U-19 Putri Featherweight (54–57 kilogram) setelah dikalahkan wakil India, Prachi.
Hasil ini menjadi pencapaian penting bagi Pengurus Besar Persatuan Tinju Indonesia (PB Perbati). Ini juga menjadi modal berharga untuk menatap Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, SEA Games 2027 Malaysia, dan Olimpiade 2028 Los Angeles.
Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari, mengapresiasi sukses penyelenggaraan dan pencapaian petinju Indonesia. “Saya memberikan apresiasi kepada Ketua Umum PB Perbati yang berhasil mendapatkan kepercayaan menjadi tuan rumah,” ujarnya, Rabu 15 Juli 2026.
Bahkan, Okto juga menyaksikan langsung perjuangan Anggi meraih medali emas di atas ring. “Ini akan menjadi cikal bakal lahirnya prestasi-prestasi berikutnya,” ucapnya.
Menurut Okto, hasil tersebut menjadi momentum penting untuk menghadapi Asian Games, Asian Indoor Martial Arts Games, dan SEA Games. “Dulu kita cukup sulit mendapatkan prestasi, sekarang perlahan tinju Indonesia mulai bangkit,” katanya.
Ketua Umum PB Perbati, Ray Zulham, menegaskan hasil ini menunjukkan fondasi pembinaan mulai terbentuk. "Persiapan kami untuk U-19 dan U-23 belum ideal karena kepengurusan masih baru, tetapi hasil ini menjadi evaluasi dan motivasi,” ucapnya.
Sementara itu, Anggi mengaku keberhasilannya merupakan buah kerja keras selama latihan dan dukungan pelatih. “Saya benar-benar menjalani latihan dengan sungguh-sungguh dan menyerahkan semuanya kepada Tuhan,” ujarnya.
Anggi berharap bisa mengikuti jejak para senior dan suatu hari tampil di Olimpiade. Dengan penyelenggaraan sukses dan capaian prestasi, kejuaraan ini menjadi momentum kebangkitan tinju Indonesia.
Langkah berikutnya adalah memastikan hasil tersebut berlanjut di SEA Games dan Asian Games. Target jangka panjang adalah membawa kembali Merah Putih tampil di panggung Olimpiade.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....