Rachel/Febi Gugur pada Babak 32 Besar Japan Open 2026
- 15 Jul 2026 22:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- GANDA PUTRI-R32: Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum vs Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian (2/China) 11-21, 21-19, 14-21
RRI.CO.ID, Jakarta – Ganda putri Indonesia, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum kalah pada babak 32 besar Japan Open 2026. Rachel/Febi menelan kekalahan atas unggulan dua dari Tiongkok, Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian dalam drama rubber match.
Melansir laman BWF, Rachel/Febi kalah dengan skor akhir 11-21, 21-19, 14-21. Pertandingan sendiri berlangsung selama 62 menit di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Rabu, 15 Juli 2026.
Sejak gim pertama, Rachel/Febi sudah kesulitan untuk mengembangkan permainan. Kesalahan sendiri yang dilakukan pasangan Indonesia membuat mereka tampil tidak tenang.
Sementara pada gim kedua, Rachel/Febi berhasil merebut kemenangan setelah berhasil mengejar selisih tujuh poin atas lawannya. Mereka berhasil menyalip lawan pada poin 18-18 dan mengunci kemenangan gim kedua.
Hanya saja, pada gim ketiga, Rachel/Febi kembali kehilangan ketenangan. Ini memungkinkan pasangan Jia/Zhang yang bermain menyerang untuk terus mencetak poin.
Seusai pertandingan. Rachel Allessya Rose mengatakan bahwa dirinya belum puas dengan penampilan mereka di lapangan. Menurutnya, pertandingan ini bisa berakhir dengan hasil yang lebih baik.
“Permainan hari ini banyak kurang puasnya, harusnya bisa lebih baik. Banyak kesalahan sendiri, banyak tidak tenangnya,” ujar Rachel.
Lanjutnya bahwa dibandingkan pertemuan sebelumnya, Jia/Zhang tampil lebih agresif. Keterlambatan untuk menyadari hal tersebut yang membuat Rachel/Febi banyak melakukan kesalahan.
“Dibanding pertemuan sebelumnya, mereka hari ini lebih banyak memaksa buat menyerang, tidak terlalu banyak mengangkat bola. Itu yang terlambat kami sadari dan menjadi kesalahan,” ucap Rachel.
Sementara menurut Febi Setianingrum, pada gim kedua mereka telah menemukan pola permainan yang tepat. Hanya saja, pada gim ketiga, kurangnya konsisten pada pola permainan itu yang membuat mereka gagal mengembangkan permainan.
“Sebenarnya tadi kan gim kedua sudah dapat cara mainnya, kami berusaha main no lob dan mendahului depannya. Tapi di gim ketiga kami kurang konsisten dengan pola tersebut,” ujar Febi.
Selanjutnya, Rachel/Febi akan mempersiapkan diri untuk pertandingan pertama di China Open 2026. Pada laga tersebut, mereka akan kembali berjumpa dengan pasangan Jia/Zhang.
“Pekan depan kami bertemu lagi dengan mereka di babak pertama China Open. Harus disiapkan lagi ketenangannya, fokusnya ditingkatkan sejak awal dan konsisten dengan penerapan pola yang diinginkan,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....