Jojo Tereliminasi di Babak Pertama Japan Open 2026
- 14 Jul 2026 12:42 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- TUNGGAL PUTRA-R32: Jonatan Christie (4) vs Panitchapon Teeraratsakul (Thailand) 16-21, 14-21
RRI.CO.ID, Jakarta – Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie harus terhenti di babak pertama Japan Open 2026. Jojo, sapaan akrabnya, takluk dari pebulu tangkis asal Thailand, Panitchapon Teeraratsakul di babak 32 besar turnamen super 750 tersebut.
Jojo kalah secara straight set 16-21, 14-21 di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Jepang, Selasa 14 Juli 2026. Melansir laman BWF, pertandingan berlangsung selama 39 menit tersebut.
“Pertama kondisi shuttlecock-nya cukup berbeda dari kemarin saya tes lapangan, hari ini jauh lebih kencang, jauh lebih cepat juga lajunya. Jadi tadi juga sebenarnya sedikit berubah cara mainnya, pola strateginya tapi ya tadi masih kurang bisa mengatasi perubahan cara bermainnya itu,” kata Jojo seusai pertandingan.
Melihat statistik pertandingan, Teeraratsakul terus memimpin jalannya permainan di gim pertama. Pebulu tangkis ranking 18 dunia itu dapat menjaga selisih poin sejak kedudukan 7-7, hingga akhirnya menutup gim dengan kemenangan.
Permainan impresif tersebut berlanjut hingga di gim kedua di mana Teeraratsakul dengan cepat merebut interval. Jojo sempat memberi perlawanan dengan mencatatkan enam poin secara beruntun untuk merubah poin dari 4-13 menjadi 10-13.
Kendati demikian, Jojo gagal untuk mengembangkan momentum tersebut. Justru, Teeraratsakul yang berbalik menyerang hingga akhirnya merebut gim dengan kemenangan 21-14.
“Bisa dibilang juga saya terlambat bereaksi dan beradaptasi terutama di gim kedua, sempat ambil beberapa poin beruntun tapi sudah terlalu jauh beda jaraknya, cukup sulit untuk untuk mengejar. Hari ini Panitchapon juga bermain lebih agresif,” jelas Jojo terkait permainannya di gim kedua.
Menurutnya, pola permainan yang dibawakan Teeraratsakul disini tidak jauh berbeda dengan di Indonesia Open 2026. Namun, tambah Jojo, kondisi bola yang berbeda memberikan keuntungan untuk pola permainan tersebut.
“Sebenarnya main dia mirip-mirip saat kemarin bertemu di Indonesia Open tapi di sini dengan kondisi bola yang seperti tadi. Ini membuat dia lebih nyaman bermain dengan karakter dia yang lebih menyerang,” kata dia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....