Zverev Geser Alcaraz, Rebut Peringkat Dua Dunia usai Lolos Final Wimbledon
- 11 Jul 2026 11:08 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Alexander Zverev menyapu semifinal Wimbledon dengan mengalahkan Arthur Fery 7-6(0), 6-2, 6-4 dan mencapai final Wimbledon pertamanya.
- Kemenangan Zverev mengembalikannya ke peringkat dua dunia ATP, menggeser Carlos Alcaraz yang absen akibat cedera pergelangan tangan kanan sejak April 2026.
- Di final, Zverev akan menghadapi peringkat satu dunia, Jannik Sinner.
RRI.CO.ID, London – Petenis Jerman, Alexander Zverev, naik ke peringkat dua dunia ATP setelah mengunci final Wimbledon perdananya. Ia menggeser Carlos Alcaraz yang kini turun ke posisi ketiga setelah absen panjang akibat cedera.
Zverev mengalahkan petenis wildcard, Arthur Fery, pada laga semifinal di All England Club, Jumat, 10 Juli 2026. Unggulan kedua itu menang tiga set langsung dengan skor 7-6(0), 6-2, 6-4.
Keberhasilan tersebut mengakhiri catatan kurang baik Zverev di turnamen Grand Slam lapangan rumput tersebut selama bertahun-tahun. Ia juga berhasil mencapai final Wimbledon pertamanya sepanjang karier profesional.
Pencapaian itu menjadikan Zverev petenis ke-13 yang menembus final tunggal putra di empat turnamen Grand Slam. Sebelumnya, ia menjuarai French Open 2026 di Roland Garros sebagai gelar mayor perdananya.
Kemenangan atas Fery juga mengembalikan Zverev ke peringkat dua dunia ATP. Posisi tersebut pernah diraihnya pada Juni 2022 dan kembali dipertahankan hingga awal 2025.
Perjalanan Zverev menuju final diwarnai sejumlah kemenangan penting sepanjang turnamen. Pada perempat final, ia menyingkirkan petenis peringkat keenam dunia, Taylor Fritz, dalam tiga set.
Sebelumnya, Zverev melewati Alexander Blockx, Valentin Royer, Marcos Giron, dan Jiri Lehecka. Seluruh kemenangan itu mengantarkannya menghadapi wakil tuan rumah, Fery, di semifinal.
Kenaikan peringkat Zverev juga dipengaruhi absennya Alcaraz sepanjang Wimbledon 2026. Petenis Spanyol itu mengalami cedera pergelangan tangan kanan sejak Barcelona Open, April lalu.
Cedera tersebut memaksanya melewatkan sejumlah turnamen besar, termasuk Madrid, Roma, French Open, Queen's Club, dan Wimbledon. Situasi tersebut membuat Alcaraz kehilangan 3.300 poin peringkat karena gagal mempertahankan hasil musim sebelumnya.
Di laga final, Zverev akan menantang petenis peringkat satu dunia, Jannik Sinner. Jika berhasil mengalahkan Sinner, Zverev akan menyamai deretan legenda peraih gelar Roland Garros dan Wimbledon dalam satu musim.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....