Fredrik Suhendri Menangkan di Hari Kedua Asian Boxing 2026

  • 07 Jul 2026 09:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Empat petinju Indonesia bertarung di hari kedua Asian Boxing U19 & U23 Championships 2026 di Basket Hall GBK Senayan Jakarta pada Senin 6 Juli 2026.
  • Fredrik Suhendri Ampage menjadi satu-satunya petinju Indonesia yang meraih kemenangan dengan skor mutlak 5:0 melawan Hans Harris Mohamed Yusra dari Singapura di kelas Fly Weight 50kg putra.
  • Mars de Volta, Marion Manuesa Simorangki, dan Laskar Putra mengalami kekalahan dengan skor mutlak atau RSC (Referee Stops Contest) di babak pertama.

RRI.CO.ID, Jakarta - Empat petinju Indonesia turun bertarung di hari kedua ajang 2026 Asian Boxing U19 & U23 Championships yang berlangsung sengit di Basket Hall GBK Senayan Jakarta, Senin 6 Juli 2026. Namun dari empat nama yang diandalkan, hanya satu yang berhasil pulang dengan senyum kemenangan, sementara tiga lainnya harus menahan kecewa setelah takluk di tangan lawan-lawan tangguh.

Mars de Volta naik ring dengan percaya diri mengenakan jersey merah di kelas 60kg putra, tapi ia harus berhadapan dengan petinju Arab Saudi, Yazan Alghamdi. Alghamdi sukses menghajar Mars melalui keputusan bulat mutlak 5:0, tanpa satu pun hakim yang memihak ke Indonesia, dengan skor telak 28:29, 28:29, 27:30, 27:30, dan 28:29.

Sementara di kelas Bantam 54kg putri, Marion Manuesa Simorangki juga bernasib serupa setelah dihadang petinju Jepang Korin Kokufu yang tampil tanpa ampun. Kokufu menang mutlak 5:0 dengan skor 27:30, 28:29, 27:30, 28:29, dan 28:29.

Wasit asal Maroko, Moushine Soulimi, menyaksikan dominasi Kokufu yang tak terbendung sepanjang pertarungan. Marion pun gagal memberikan perlawanan berarti dan harus mengakui keunggulan petinju Negeri Sakura tersebut.

Namun di tengah kegagalan itu, muncul secercah harapan dari Fredrik Suhendri Ampage yang bertarung di kelas Fly Weight 50kg putra. Menghadapi Hans Harris Mohamed Yusra dari Singapura, Fredrik tampil garang dan sukses meraih kemenangan mutlak 5:0 dengan skor meyakinkan 29:28, 29:28, 30:27, 29:28, dan 29:28.

Wasit asal Kuba, Ferrales Ponce Juan Manuel, memimpin pertarungan yang menjadi satu-satunya momen kebanggaan Indonesia di hari itu. Fredrik pun pulang dengan senyuman setelah berhasil menumbangkan lawannya dari Singapura.

Sayangnya, kemenangan Fredrik harus tercoreng oleh hasil pahit yang dialami Laskar Putra di kelas Welterweight 65kg putra. Laskar harus menerima kenyataan pahit setelah wasit asal Georgia, Artur Elizbaryan, menghentikan pertarungan di ronde pertama menit ke-2:27 melalui RSC (Referee Stops Contest) demi keselamatannya.

Mark Ashley Fajardo dari Filipina dinyatakan sebagai pemenang tanpa perlu melalui keputusan hakim, karena pertarungan dihentikan lebih cepat.

Laskar pun gagal melanjutkan langkahnya di kejuaraan tersebut setelah tumbang secara dramatis di hadapan publik Senayan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....