Indonesia Gagal ke Semifinal AVC U-18 Usai Kalah dari Thailand
- 06 Jul 2026 02:01 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Tim nasional bola voli putri Indonesia menelan kekalahan dari Thailand pada laga perempat final.
- Skuad Indonesia akan menghadapi Kazakhstan dalam perebutan peringkat lima hingga delapan.
- Manajer Luciana Taroreh mengapresiasi perjuangan keras seluruh pemain sepanjang turnamen berlangsung.
RRI.CO.ID, Jakarta - Tim nasional bola voli putri Indonesia kalah skor nol tiga dari tuan rumah Thailand. Kekalahan tersebut terjadi pada babak perempat final dengan skor set 18-25, 12-25, dan 19-25.
Pertandingan kejuaraan Asian Women's U18 Volleyball Championship (AVC U-18) ini berlangsung di Nakhon Ratchasima. Laga penentu tersebut digelar pada hari Minggu, 5 Juli 2026 waktu setempat di Thailand.
Skuad Merah Putih juga harus bermain di bawah tekanan ribuan pendukung tim tuan rumah. Kemenangan ini membawa Thailand ke semifinal, sedangkan Indonesia akan berjuang pada perebutan peringkat lima hingga delapan.
Tim Indonesia dijadwalkan menghadapi Kazakhstan dalam laga lanjutan perebutan peringkat lima hingga delapan tersebut. Pelatih menurunkan komposisi skuad terbaik dengan mengandalkan Khanza Putri Yansi Ganeshtri, Venisa, dan Tina.
Pemain Venisa Dri Oktaviani tampil sebagai penyumbang angka terbanyak bagi Indonesia dengan sepuluh poin. Kontribusi besar tersebut belum mampu menghindarkan tim nasional Indonesia dari kekalahan pada perempat final.
Manajer tim Indonesia bernama Luciana Taroreh sangat mengapresiasi perjuangan keras seluruh pemain skuad putri. Sebelumnya, skuad Indonesia berhasil memastikan tiket babak perempat final setelah finis sebagai peringkat kedua grup.
"Anak-anak telah berjuang maksimal menghadapi Thailand yang merupakan salah satu tim terkuat di Asia dan tampil di hadapan publik sendiri," ujar Luciana.
Luciana menilai bahwa kekalahan tersebut menjadi pelajaran penting bagi perkembangan mental para pemain muda. Indonesia memastikan tiket ke perempat final setelah berhasil mengalahkan Filipina dengan skor tiga kosong.
"Hasil ini tentu belum sesuai harapan, namun menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi para pemain muda kita. Artinya ke depannya harus latihan lebih keras lagi agar mental mampu melawan tim-tim yang kuat," katanya.
Ia juga mengungkapkan sejumlah aspek penting yang akan menjadi bahan evaluasi tim nasional bola voli. Sebelumnya, Indonesia sempat menelan kekalahan dua tiga dari Filipina pada turnamen Princess Cup 2026.
"Ada beberapa catatan evaluasi, terutama dalam konsistensi receive, defense, serta mengurangi unforced error pada situasi-situasi penting," katanya.
Dia turut menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh masyarakat tanah air yang terus memberikan dukungan. Kejuaraan voli bergengsi kelompok umur tingkat Asia ini diikuti oleh 16 negara peserta berbeda.
"Terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia atas dukungan yang diberikan. Kami akan menjadikan turnamen ini sebagai bekal untuk pembinaan dan persiapan menghadapi kompetisi berikutnya," ujar Luciana.
Asisten pelatih tim nasional Indonesia bernama Bobby Ade Setiawan berharap skuad segera bangkit kembali. Format kejuaraan membagi seluruh negara peserta ke dalam empat grup penyisihan yang sangat kompetitif.
"Untuk hari ini belum bisa memberikan hasil yang terbaik. Semoga besok lawan Kazakhstan kami bisa lebih baik lagi," ujar Bobby.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....