Satria Muda Akhiri Kerja Sama dengan Djordje Jovicic

  • 02 Jul 2026 05:09 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Satria Muda Pertamina Bandung mengumumkan kerja sama dengan Head Coach Djordje Jovicic resmi berakhir seiring selesainya masa kontrak setelah IBL GoPay 2026.
  • Selama menangani Satria Muda, Coach Djordje memimpin tim dalam 24 pertandingan dengan persentase kemenangan 70,8 persen (17 menang, 7 kalah).

RRI.CO.ID, Bandung - Satria Muda Pertamina Bandung mengumumkan kerja sama dengan Head Coach Djordje Jovicic resmi berakhir. Hal ini seiring selesainya masa kontrak setelah IBL GoPay 2026.

Pelatih asal Serbia itu bergabung sejak 1 Desember 2025. Catatannya, ia sukses membawa tim ke peringkat kedua regular season dan semifinal.

Selama menangani Satria Muda, Coach Djordje memimpin tim dalam 24 pertandingan. Hasilnnya dalam persentase kemenangan 70,8 persen yaitu 17 kemenangan, 7 kekalahan.

Djordje juga memiliki rekam jejak internasional yang kuat. Ia pernah menjadi Head Coach Partizan U18, Head Coach U20 Beikong Fly Dragons di Beijing.

Assistant Head Coach Tim Nasional Serbia U20, dan pernah menangani Pelita Jaya Jakarta. Sport Director Youbel Sondakh menyampaikan apresiasi atas dedikasi, profesionalisme, dan totalitas Coach Djordje selama satu musim.

"Coach Djordje memberikan dedikasi, profesionalisme, dan totalitas luar biasa. Kami mengapresiasi kontribusinya membawa tim menutup regular season di peringkat kedua dan melaju hingga semifinal," ujar Youbel, Rabu 1 Juli 2026.

"Sejak awal musim, kami memiliki kesepakatan yang sama bahwa target Satria Muda adalah menjadi juara IBL. Karena target belum tercapai, kami bersama-sama memutuskan mengakhiri kerja sama seiring berakhirnya masa kontrak," ucapnya.

Tim tengah memasuki masa jeda sebelum kembali menjalani pemusatan latihan akhir Juli untuk turnamen All Indonesian. Manajemen akan mencari pelatih dengan karakter dan visi yang sesuai dengan Satria Muda.

Youbel mengucapkan terima kasih kepada seluruh pendukung yang terus memberikan dukungan dan kritik membangun sepanjang musim. Manajemen memahami besarnya harapan yang diberikan kepada tim dan berkomitmen untuk terus berbenah.

Selesainya perjalanan Satria Muda di IBL 2026 menjadi momentum evaluasi menyeluruh. Setiap pencapaian, tantangan, dan dinamika menjadi pembelajaran berharga.

Satria Muda berkomitmen memperkuat fondasi tim untuk musim berikutnya. Tim bertekad kembali bersaing di level tertinggi dan menjawab harapan seluruh pendukung.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....