Sabalenka Bangkit dan Amankan Tiket Putaran Ketiga Wimbledon 2026

  • 02 Jul 2026 01:33 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Aryna Sabalenka mengalahkan McCartney Kessler 6-1, 7-6(11-9) pada babak kedua Wimbledon.
  • Sabalenka bangkit dari ketertinggalan 2-5 dan menyelamatkan empat set point di set kedua.
  • Sabalenka selanjutnya menghadapi Jelena Ostapenko yang menang telak atas Antonia Ruzic.

RRI.CO.ID, London – Petenis Belarus, Aryna Sabalenka, harus bekerja keras sebelum memastikan tiket putaran ketiga Wimbledon 2026. Unggulan pertama itu bangkit dari tekanan McCartney Kessler untuk menang dua set langsung pada Rabu, 1 Juli, 2026.

Bermain di Lapangan 1 All England Club, Sabalenka mengalahkan petenis Amerika Serikat tersebut dengan skor 6-1, 7-6(11-9). Ia sempat tertinggal 2-5 pada set kedua dan menyelamatkan empat set point.

“Dia bermain luar biasa pada set kedua dan benar-benar menguji saya hari ini. Saya senang bisa melewati ujian tersebut,” kata Sabalenka usai pertandingan.

Kessler mengubah strategi setelah kehilangan set pertama dengan mudah. Ia beberapa kali maju ke depan net dan membuat Sabalenka kesulitan mengembangkan permainan.

Sabalenka akhirnya memaksakan tie-break setelah mengejar ketertinggalan pada set kedua. Kedua petenis saling bergantian memimpin hingga akhir pertandingan berlangsung ketat.

"Saya hanya berusaha fokus pada setiap poin dan tidak memikirkan hasil akhirnya. Saya percaya pada pukulan saya sendiri saat memasuki tie break,” ujar petenis berusia 28 tahun tersebut.

Kemenangan itu memperpanjang dominasi Sabalenka pada tie-break turnamen Grand Slam. Ia kini mencatat 21 kemenangan tie break beruntun di turnamen major tersebut.

Pada putaran ketiga, Sabalenka akan menghadapi Jelena Ostapenko. Petenis Latvia itu sebelumnya menyingkirkan Antonia Ruzic dengan skor 6-2, 6-0 dalam waktu 66 menit.

“Saya menyukai pertandingan yang menantang dan menganggap ini sebagai laga biasa. Dia pemain hebat, tetapi saya harus fokus pada permainan sendiri,” ujar Ostapenko seusai laga.

Sabalenka unggul 3-1 dalam rekor pertemuan melawan Ostapenko, tetapi kalah pada laga terakhir di final Stuttgart 2025. Pertandingan nanti akan menjadi pertemuan pertama mereka di lapangan rumput, permukaan yang telah menghadirkan dua gelar bagi Ostapenko.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....