Kemenpora Kucurkan Rp61 Miliar untuk Persiapan Asian Games 2026
- 01 Jul 2026 19:37 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian Pemuda dan Olahraga menyerahkan dana hibah sebesar Rp61 miliar untuk mendukung persiapan atlet di Asian Games 2026.
- Chef de Mission Tim Indonesia menjalin koordinasi intensif dengan berbagai pihak guna memastikan kenyamanan akomodasi serta transportasi atlet.
- Pemerintah berkomitmen menyelesaikan seluruh proses persiapan fasilitas olahraga jauh hari sebelum pelaksanaan ajang olahraga dimulai.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Pemuda dan Olahraga mengucurkan anggaran sebesar Rp61 miliar demi menyukseskan persiapan atlet Indonesia. Dana tersebut diserahkan kepada National Olympic Committee (NOC) Indonesia demi mendukung program pemusatan latihan nasional.
Pesta olahraga terbesar di benua Asia tersebut akan diselenggarakan di Aichi-Nagoya Jepang mulai 19 September mendatang. Seluruh rangkaian pertandingan olahraga di negara tersebut direncanakan selesai pada tanggal 4 Oktober 2026.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menggelar pertemuan khusus membahas persiapan ajang besar ini. Pertemuan strategis di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga Jakarta tersebut terlaksana pada Rabu, 1 Juli 2026.
Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia Todotua Pasaribu menyatakan kesiapan memimpin koordinasi keberangkatan kontingen. Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi tersebut juga berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Jepang.
“Jumat ini kami akan bertemu dengan jajaran direksi Garuda Indonesia untuk membahas dukungan yang dapat diberikan kepada Tim Indonesia, sehingga seluruh proses keberangkatan dan kepulangan atlet maupun ofisial dapat berjalan dengan optimal,” ujar Todotua yang merupakan Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi tersebut.
Todotua berencana mengirim tim khusus untuk meninjau secara langsung kondisi fasilitas di lokasi tujuan. Banyak arena pertandingan terletak tersebar di wilayah Prefektur Aichi dan bukan terpusat di kota besar.
“Dalam minggu ini kami akan mengirimkan advance team untuk memastikan kesiapan venue pertandingan, akomodasi, serta berbagai kebutuhan operasional lainnya sehingga atlet dan ofisial dapat fokus bertanding di Asian Games,” kata Todotua.
Menteri Erick mengapresiasi gerak cepat yang dilakukan oleh pimpinan kontingen dalam mempersiapkan seluruh kebutuhan atlet. Pemerintah memberikan jaminan kelancaran proses persiapan agar tidak ada kendala teknis menjelang keberangkatan nanti.
“Ini bukan kaleng-kaleng. Langsung koordinasi dengan Dubes, langsung dengan Garuda,” ujar Erick.
Erick memastikan bahwa dukungan fasilitas pelatihan bagi para atlet nasional terus berjalan secara berkala. Penyediaan sarana penunjang seperti akomodasi dan transportasi menjadi perhatian utama dalam koordinasi penting tersebut.
“Anggaran sebesar Rp61 miliar sudah kami serahkan seluruhnya kepada NOC Indonesia. Termasuk juga dukungan untuk pelatnas yang saat ini sedang berjalan. Semua kami siapkan jauh-jauh hari agar tidak ada hambatan dalam persiapan menuju Asian Games,” ujar Erick.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....