Tradisi Serba Putih Jadi Identitas Khas Wimbledon

  • 29 Jun 2026 22:28 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Wimbledon mempertahankan aturan pakaian serba putih sebagai simbol sejarah, identitas, dan tradisi turnamen.
  • Aturan berlaku sangat rinci, mencakup pakaian, sepatu, aksesori, hingga pakaian dalam yang terlihat.
  • Penyesuaian terbaru mengizinkan petenis putri memakai celana pendek berwarna gelap demi kenyamanan.

RRI.CO.ID, London – Ada aturan menarik yang wajib dipatuhi setiap petenis saat berlaga di turnamen Grand Slam Wimbledon. Seluruh peserta harus mengenakan pakaian serba putih selama bertanding di All England Club.

Ketentuan itu bukan sekadar soal penampilan. Ini merupakan sebuah tradisi yang berakar dari sejarah panjang dan menjadi ciri khas turnamen tenis tertua di dunia.

Tradisi serba putih bermula pada era Victoria ketika norma sosial sangat memengaruhi dunia tenis. Saat itu, pakaian putih dipilih karena membuat keringat tidak terlalu terlihat dan melambangkan status sosial.

Wimbledon pertama kali digelar pada 1877, sedangkan nomor putri dimulai pada 1884. Sejak itu, pakaian serba putih menjadi bagian penting dari citra turnamen, baik di lapangan rumput, Centre Court, dan Royal Box.

Aturan ini tidak hanya mengatur kaus, celana, atau baju pertandingan. Peraturan juga mencakup sepatu, sol, topi, ikat kepala, kaus kaki, gelang tangan, hingga pakaian dalam yang terlihat.

Jessica Pegula mengenakan atribut pakaian serba putih di Wimbledon (Foto: wta.com)

Ciri khas serba putih inilah yang membedakan Wimbledon dari turnamen tenis lainnya. Jika kompetisi lain memberi ruang bagi warna dan ekspresi pribadi, Wimbledon tetap mempertahankan identitas visual yang lebih ketat.

Meski demikian, aturan itu beberapa kali memicu perdebatan. Andre Agassi pernah absen dari Wimbledon pada 1988 hingga 1990 karena aturan tersebut.

Roger Federer juga menjadi sorotan akibat sol sepatu berwarna oranye pada 2013. Sementara Nick Kyrgios menarik perhatian setelah mengenakan topi merah dan sepatu merah-putih pada edisi 2022.

Saat ini, Wimbledon mengizinkan petenis putri mengenakan pakaian dalam celana pendek berwarna gelap. Perubahan itu dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan atlet tanpa menghilangkan tradisi serba putih turnamen.

Turnamen Wimbledon 2026 sendiri telah berlangsung mulai 29 Juni hingga 12 Juli 2026. Para petenis siap beradu keterampilan di atas lapangan rumput untuk memperebutkan trofi paling bergengsi tersebut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....