PBSI Lakukan Penataan Ulang Skuat Ganda Campuran

  • 29 Jun 2026 17:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta – Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) melakukan penataan ulang komposisi pemain di sektor ganda campuran dan putri. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari strategi memperkuat daya saing tim nasional menuju target prestasi di level internasional.

Langkah tersebut merupakan hasil evaluasi menyeluruh terhadap performa atlet, kebutuhan regenerasi, serta penguatan kedalaman skuad. Salah satu keputusan yang diambil adalah memproyeksikan peraih medali emas Olimpiade, Apriyani Rahayu, ke sektor ganda campuran.

Apriyani akan dipasangkan dengan Dejan Ferdinansyah dalam program yang akan dievaluasi melalui enam turnamen internasional. Kepala Pelatih Ganda Campuran PP PBSI, Rionny Mainaky, mengatakan keputusan tersebut diambil berdasarkan evaluasi lintas sektor bersama tim pelatih.

“Setelah melakukan evaluasi secara menyeluruh, kami melihat kondisi dan performa pasangan Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari saat ini belum berada pada level yang kami harapkan. Karena itu, kami mencoba mencari solusi terbaik agar potensi Apriyani sebagai atlet bisa dimaksimalkan sekaligus menjawab kebutuhan tim di sektor ganda campuran,” ujar Rionny.

“Apriyani memiliki kemampuan membaca permainan dengan sangat baik, mampu menjadi playmaker, memiliki jangkauan lapangan yang luas, serta kuat dalam transisi bertahan maupun menyerang. Dari sisi pengalaman dan mental bertanding, dia juga sudah terbukti mampu tampil di pertandingan-pertandingan besar,” jelasnya.

Sementara itu, Dejan Ferdinansyah dinilai memiliki kualitas sebagai pemain belakang. Dejan mempunyai dengan kekuatan serangan yang baik serta kemampuan mengatur ritme permainan.

“Dejan mempunyai kualitas smash yang sangat baik dan mampu mengontrol permainan dari area belakang. Kami melihat karakter bermain mereka saling melengkapi sehingga diharapkan dapat membentuk pasangan yang solid dan kompetitif,” ujar Rionny.

Sebelum dipasangkan, Apriyani/Dejan akan menjalani periode evaluasi di sejumlah turnamen internasional. Apriyani/Dejan akan dievaluasi setelah enam turnamen.

“Kami ingin memberikan waktu yang cukup kepada setiap pasangan untuk beradaptasi. Evaluasi akan dilakukan secara objektif, mulai dari chemistry, pola komunikasi, adaptasi taktis, hingga konsistensi performa di pertandingan. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan kelanjutan program dan arah pembinaan berikutnya,” ujar Rionny.

Melalui penataan ulang ini, PP PBSI berharap dapat memperkuat kedalaman skuad. Sekaligus, membuka peluang lahirnya pasangan-pasangan yang mampu bersaing di level dunia dan menjadi bagian dari regenerasi bulutangkis Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....