PB IPSI dan PB WI Dukung Pelatnas Jangka Panjang Presiden
- 27 Jun 2026 02:38 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia menyambut baik komitmen pembinaan jangka panjang dari pemerintah.
- Pengurus Besar Wushu Indonesia menilai program tahun jamak sebagai kunci melahirkan atlet juara dunia.
- Kementerian Pemuda dan Olahraga menyebarluaskan komitmen bersama demi kemajuan prestasi olahraga nasional tersebut.
RRI.CO.ID, Jakarta - Dua organisasi olahraga nasional mendukung penuh program pembinaan jangka panjang usulan Presiden Prabowo Subianto. Dukungan tersebut datang dari pengurus besar cabang olahraga pencak silat serta wushu di Indonesia.
Program pemusatan latihan nasional berkelanjutan ini bertujuan meningkatkan prestasi para atlet pada tingkat dunia. Kebijakan pendanaan tahun jamak diharapkan mampu memberikan kepastian pembinaan jangka panjang bagi cabang olahraga.
Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sugiono memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen tersebut. Pernyataan resmi ini dipublikasikan Kementerian Olahraga di Jakarta pada Kamis, 25 Juni 2026.
"PB IPSI menyambut baik dan mendukung komitmen Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto dalam memperkuat pembinaan olahraga nasional melalui program pelatnas yang berkelanjutan dan jangka panjang," ujar Sugiono yang juga menjabat sebagai Menteri Luar Negeri.
"Bagi pencak silat, keberlanjutan pembinaan merupakan fondasi utama dalam mencetak atlet-atlet berprestasi. Oleh karena itu, dukungan pemerintah terhadap pelatnas multiyears menjadi langkah strategis yang memberikan kepastian program pembinaan sekaligus memperkuat ekosistem olahraga nasional dari tingkat daerah hingga nasional," ujarnya.
Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) Airlangga Hartarto menyatakan dukungan senada terhadap kebijakan tersebut. Sikap positif dari organisasi wushu ini disampaikan secara tertulis pada Jumat, 26 Juni 2026.
"Saya Ketua Umum PB WI menyambut baik dan mendukung penuh komitmen Bapak Presiden Prabowo Subianto dalam menerapkan pelatnas jangka panjang dengan pendanaan multiyears dan akademi olahraga," ujar Airlangga.
Airlangga berpendapat bahwa pembentukan kemampuan fisik para atlet nasional membutuhkan waktu pembinaan yang lama. Rencana pembangunan akademi olahraga baru dinilai menjadi solusi tepat untuk mempercepat pencapaian prestasi dunia.
"Bagi cabang olahraga Wushu program ini sangat penting karena prestasi tidak bisa dibangun secara instan, seorang atlet membutuhkan proses pembinaan yang panjang, terstruktur, dan dimulai dari usia dini untuk mencapai tingkat dunia," katanya.
Ia memberikan teladan nyata mengenai beberapa nama besar yang telah sukses menembus tingkat dunia. Penerapan sistem latihan yang sangat ketat juga didukung penuh oleh seluruh jajaran pelatih berpengalaman.
"Kita sudah melihat atlet Lindswell Kwok, Edgar Xavier Marvelo yang dibina sejak usia muda mampu mengharumkan nama bangsa di berbagai kejuaraan internasional, termasuk kejuaraan dunia," kata Airlangga.
Airlangga optimistis bahwa keseriusan pihak pemerintah akan melahirkan generasi atlet baru yang sangat tangguh. Sinergi berkelanjutan tersebut diproyeksikan mampu menjaga kesinambungan prestasi olahraga nasional pada masa depan nanti.
"Jadi kami PB Wushu Indonesia siap mendukung dan menjadi bagian dari upaya besar ini demi prestasi Indonesia yang semakin mendunia," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....