Kemenpora Tetapkan NTT, NTB, dan DKI Jakarta Tuan Rumah PON XXII 2028
- 24 Jun 2026 06:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menetapkan tiga provinsi sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028. Ketiganya adalah Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, menyerahkan surat keputusan terkait penetapan tersebut kepada tiga gubernur daerah penyelenggara. Selain itu diserahkan surat pengantar terkait penyelenggaraan PON yang seluruhnya dilakukan di Kantor Kemenpora, Jakarta, Selasa 23 Juni 2026.
Erick menegaskan penyelenggaraan PON XXII 2028 harus dilaksanakan secara efisien dan transparan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Menurut dia, seluruh proses persiapan hingga pelaksanaan harus mengedepankan tata kelola yang baik serta berorientasi pada peningkatan prestasi olahraga nasional.
“Seluruh aspek administrasi harus dilakukan secara transparan,” ujarnya. Sehingga, lanjut dia, berbagai persoalan yang pernah terjadi pada penyelenggaraan sebelumnya tidak terulang kembali.
Menpora juga menekankan pentingnya mempertandingkan cabang-cabang olahraga prioritas yang menjadi bagian dari pembinaan prestasi nasional. Menurut dia, PON harus menjadi instrumen untuk mempersiapkan atlet menuju ajang internasional seperti SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade.
Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan kesiapan daerahnya untuk menyelenggarakan PON XXII 2028. Menurut dia, pembagian cabang olahraga antara NTB dan NTT akan disesuaikan dengan ketersediaan venue yang dimiliki masing-masing daerah.
“Kami berkomitmen menyelenggarakan PON secara efisien dengan memanfaatkan venue yang sudah tersedia,” ujarnya. “Pembagian cabang olahraga akan disesuaikan dengan kesiapan infrastruktur masing-masing daerah sehingga penyelenggaraan dapat berjalan efektif.”
Iqbal menambahkan NTB telah memiliki pengalaman dalam menyelenggarakan berbagai event olahraga nasional dan internasional. Misalnya Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS), MotoGP Mandalika, dan Pocari Sweat Run.
Selain kesiapan infrastruktur, NTB juga telah mempersiapkan dukungan sumber daya manusia. “Ini termasuk tenaga kesehatan olahraga yang tersertifikasi guna mendukung kelancaran penyelenggaraan event,” ujarnya.
Gubernur NTT, Melkiades Laka Lena, menyatakan kesiapan daerahnya berkolaborasi dengan NTB dan DKI untuk menyelenggarakan PON XXII 2028. “Kami berharap PON 2028 mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat NTT,” ujarnya.
Sedangkan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan akan mendukung penuh penyelenggaraan PON 2028. “Kami memiliki fasilitas olahraga yang lengkap milik pemerintah daerah maupun swasta yang dapat dikolaborasikan,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....