Game 2 Final IBL 2026, Hornbills Coba Paksa Seri Tetap Hidup
- 21 Jun 2026 19:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pelita Jaya memasuki Game 2 Final IBL GoPay 2026 dengan keunggulan 1-0 atas Bogor Hornbills
- Hornbills bertekad menghindari sapuan setelah kalah dramatis 87-90 pada Game 1 lewat overtime
- Kedua pelatih menyoroti evaluasi permainan dan peluang tim masing-masing untuk merebut kemenangan
RRI.CO.ID, Jakarta – Seri Final IBL GoPay 2026 berlanjut pada Minggu, 21 Juni 2026 di PJ Arena, Jakarta. Pelita Jaya Basketball kembali bertindak sebagai tuan rumah pada Game 2.
Pelita Jaya berada di atas angin setelah mengamankan kemenangan pertama, sementara Bogor Hornbills membawa misi menghindari kekalahan beruntun. Kondisi tersebut membuat laga kedua sangat penting bagi Hornbills, jika kembali kalah, peluang bangkit akan semakin berat.
Pada pertandingan pertama, Pelita Jaya menang dengan skor 90-87 melalui babak overtime. Duel ketat itu menunjukkan Hornbills mampu memberi tekanan kepada lawannya.
Pelatih Pelita Jaya, David Singleton menilai timnya belum tampil konsisten. Pelatih berusia 36 tahun itu tidak ingin situasi serupa kembali terjadi.
"Sepanjang musim, tim kami memiliki kecenderungan untuk bermain bagus di kuarter keempat. Tetapi di Game 1 saya melihat bahwa Pelita Jaya seperti terbagi menjadi dua tim yang berbeda di first half dan second half," ucap Sngleton usai game pertama pada Jumat, 19 Juni 2026.
Menurut Singleton, kondisi tersebut harus segera diperbaiki oleh seluruh pemain. Ia menegaskan performa tidak boleh kembali menurun pada Game 2.
Perrin Buford kembali menjadi figur penting dalam kemenangan Pelita Jaya. Ia mencatat 32 poin, 11 rebound, sembilan assist, dua block, dan satu steal.
Buford juga memimpin kontribusi tim dalam kategori poin dan distribusi serangan. Namun ia masih mencatat tujuh turnover dari total 15 turnover tim.
Di kubu lawan, pelatih Bogor Hornbills Cesar Camara Perez tetap mengapresiasi penampilan anak asuhnya. Meski kecewa dengan hasil akhir, ia melihat banyak hal positif.
"Saya rasa Pelita Jaya memang menang, tapi bukan cara yang bagus untuk memenangkan seri yang panjang. Ini Final, tidak bisa mengandalkan salah satu pemain saja," ujar Camara.
"Tentu saja saya kecewa dengan hasilnya, tapi saya bangga dengan cara para pemain saya menjalankan strategi permainan. Inilah yang bisa membuat kami punya peluang menang lebih besar," kata pelatih kelahiran tahun 1993 itu.
Hornbills juga mendapat kontribusi besar dari Stephaun Branch dan Travin Thibodeaux. Keduanya sama-sama menyumbang 22 poin pada Game 1.
Thibodeaux tampil efektif sebagai penyelesai serangan dan menambahkan 10 rebound serta tujuh assist. Branch turut memberi dampak besar lewat lima steal, satu block, dan tiga defensive rebound.
Dengan modal performa kompetitif pada laga pembuka, Hornbills berupaya memperpanjang napas di final. Sementara Pelita Jaya ingin memanfaatkan dukungan kandang untuk mendekat ke gelar juara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....