Faathir/Devin Melangkah ke Final Macau Open 2026

  • 20 Jun 2026 18:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Ganda Putra - SF: Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi [4] vs Low Hang Yee/Ng Eng Cheong (Malaysia) 21-12, 21-12.
  • Semifinal turnamen Super 300 ini berlangsung selama 33 menit di Macao East Asian Games Dome, Sabtu, 20 Juni 2026
  • Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi melangkah ke final perdananya di level super 300

RRI.CO.ID, Macau – Ganda putra Indonesia, Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi melangkah ke babak final Macau Open 2026. Hasil tersebut didapat Faathir/Devin setelah menaklukkan wakil Malaysia Low Hang Yee/Ng Eng Cheong straight set 21-12, 21-12.

Semifinal turnamen Super 300 ini berlangsung selama 33 menit di Macao East Asian Games Dome, Sabtu, 20 Juni 2026. Faathir/Devin sempat tertinggal dari Low/Ng hingga kedudukan 3-7 di awal gim pertama.

Ganda putra ranking 36 itu, akan tetapi, berhasil menyamakan kedudukan menjadi 7-7, sebelum meleset untuk merebut interval. Keunggulan tersebut berhasil Faathir/Devin pertahankan dengan secara konsisten mencetak empat poin beruntun hingga akhir gim.

Dominasi pasangan Indonesia terus berlanjut di gim kedua dimana Fathir/Devin dapat merebut interval dengan skor 11-7. Setelahnya, mereka memperbesar keunggulan tersebut dengan mencetak lima poin secara beruntun dan dengan cepat merebut gim.

Seusai pertandingan, Ali Faathir Rayhan mengatakan dirinya bangga bisa masuk final perdana di level super 300. Ia menjelaskan bahwa Faathir/Devin sedari awal tidak berekspektasi berlebihan agar tetap fokus di lapangan.

“Alhamdulillah yang pasti senang dan bangga bisa masuk final perdana di BWF Super 300. Pastinya tidak mudah untuk bisa bangkit lagi, karena sebelumnya kami kalah terus di babak-babak awal,” jelas atlet muda berusia 19 tahun tersebut.

Sebelum laga tadi, sebenarnya kami tidak terlalu mau berekspektasi berlebihan, kami mencoba untuk selalu fokus per-poin dan dipola permainannya.”

Menurut Faathir, pasangan Low/Ng memiliki keunggulan di pengalaman yang mereka miliki. “Keunggulan lawan menurut saya, mainnya pasti lebih dewasa karena mereka bisa dibilang pemain senior, pastinya mereka sudah banyak pengalaman,” pungkasnya.

Sementara Devin Artha Wahyudi menjelaskan bahwa ia dan Faathir berusaha untuk bermain senyaman mungkin di lapangan. “Tadi kami cuma bermain se-enjoy mungkin dan menikmati pertandingannya, kami tidak mau berpikir menang kalah dulu melainkan berpikir main bagus dulu aja,” ucap atlet Pelatnas PBSI.

Devin lalu menerangkan bahwa sepanjang pertandingan ia dan Faathir menerapkan pola “no lob”. No lon adalah taktik menekan lawan secara agresif dalam permainan ganda tanpa melakukan pukulan mengangkat bola.

“Disitu lawan tertekan dan tidak nyaman. Lawan selalu ngangkat bola jadinya kami enak buat menyerang,” terangnya.

Selanjutnya, Faathir/Devin akan fokus pada pemulihan sebelum tampil di final. Devin mengungkapkan bahwa ia dan pasangan siap menghadapi siapa pun lawannya.

“Untuk final besok persiapannya, istirahat yang bagus, recovery yang bagus dan yang paling penting pikirannya enjoy aja. Kalo masalah ketemu siapa, lawan siapa aja saya siap,” pungkas atlet berusia 19 itu.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....