Lukas Arry Didorong Majukan PTMSI Jawa Tengah
- 16 Jun 2026 07:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Semarang – Dukungan terhadap Brigjen Pol (Purn) Drs. Lukas Arry Dwiko Utomo untuk memimpin Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Jawa Tengah periode 2026–2030 terus menguat menjelang Musyawarah Provinsi (Musprov). Agenda tersebut dijadwalkan berlangsung pada 21 Juni 2026 di Kota Semarang.
Sejumlah kalangan menilai Lukas memiliki kapasitas kepemimpinan yang dibutuhkan untuk membawa organisasi tenis meja Jawa Tengah menjadi lebih profesional. Sosok yang kini menjabat Komisaris Utama PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (Perseroda) itu dinilai memiliki pengalaman panjang dalam memimpin organisasi.
Budayawan sekaligus Pemerhati Jawa Tengah, Budiyanto Hadinegoro, menilai Lukas merupakan figur yang tepat untuk menakhodai PTMSI Jawa Tengah. Menurutnya, rekam jejak kepemimpinan dan kedisiplinan yang dimiliki Lukas menjadi modal penting bagi kemajuan organisasi.
"Rekan jejak kepemimpinan, kedisiplinan, dan keterlibatannya di dunia organisasi sangat baik. Beliau memiliki kapasitas yang sangat layak untuk memimpin PTMSI Jawa Tengah ke depan,” ujar Budiyanto pada wartawan ditulis, Selasa, 16 Juni 2026.
Lukas Arry Dwiko Utomo bukan sosok baru dalam dunia tenis meja. Kecintaannya terhadap olahraga tersebut telah tumbuh sejak usia muda dan terus terjaga hingga sekarang.
Meski tidak berkarier sebagai atlet, Lukas tetap aktif mengikuti perkembangan tenis meja di Jawa Tengah. Perhatian yang konsisten terhadap cabang olahraga itu membuatnya memahami berbagai tantangan yang dihadapi para pelaku tenis meja di daerah.
Pria kelahiran Balikpapan, 1 Oktober 1964, tersebut memiliki akar keluarga di Salatiga dan kini menetap di Semarang. Latar belakangnya sebagai alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1988 dan peserta Lemhannas PPRA Angkatan LIII turut membentuk karakter kepemimpinan yang disiplin dan terstruktur.
Pengalaman organisasi Lukas juga tidak terlepas dari dunia olahraga. Saat ini ia menjabat sebagai Ketua Komisi Kelembagaan Pengurus Besar PTMSI periode 2026–2030.
Posisi tersebut membuat Lukas memahami dinamika organisasi tenis meja, baik di tingkat nasional maupun daerah. Pengalaman itu dinilai menjadi bekal penting untuk memperkuat tata kelola dan pembinaan olahraga tenis meja di Jawa Tengah.
Menjelang pelaksanaan Musprov, dukungan terhadap Lukas terus bermunculan dari berbagai kalangan. Mereka berharap kepemimpinan yang berpengalaman dapat mendorong prestasi tenis meja Jawa Tengah sekaligus memperkuat organisasi agar semakin adaptif terhadap perkembangan olahraga modern.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....