Atlet Tunarungu Curi Perhatian Pebasket Jamarr Johnson dalam Coaching Clinic
- 09 Jun 2026 17:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Jakarta menggelar coaching clinic dan pertandingan persahabatan basket di lapangan basket Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa, 9 Juni 2026.
- Kegiatan tersebut menghadirkan pemain pebasket profesional Indonesia-Amerika, Jamarr Johnson, yang berbagi pengalaman sekaligus memberikan pelatihan kepada para peserta.
- Kegiatan olahraga seperti ini merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan masyarakat Indonesia dan AS melalui pendidikan, olahraga, dan pertukaran budaya.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Jakarta menggelar coaching clinic dan pertandingan persahabatan basket di lapangan basket Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa, 9 Juni 2026. Kegiatan ini diikuti puluhan peserta yang terdiri atas para siswa SMA Kolese Gonzaga, atlet Madrasah Istiqlal, dan Indonesia Deaf Basketball (IDB) Academy.
Kegiatan tersebut menghadirkan pebasket profesional Indonesia-Amerika, Jamarr Johnson, yang berbagi pengalaman sekaligus memberikan pelatihan kepada para peserta. Acara ini menjadi ruang pembinaan dan interaksi bagi atlet muda dari berbagai latar belakang, termasuk atlet tunarungu IDB Academy.
“Saya sangat bersyukur bisa berada di masjid ini, saya menghabiskan banyak waktu di sini selama Ramadan. Sekarang sangat menyenangkan memiliki lapangan basket di sini sehingga kita bisa melatih anak-anak, juga membantu membangun karakter mereka saat kita berada di sini,” ujar Jamarr di sela-sela kegiatan.
Menurut Jamarr, Indonesia memiliki banyak talenta muda yang berpotensi berkembang di dunia basket. Ia bahkan mengaku terkesan dengan kemampuan para atlet dari komunitas basket tunarungu Indonesia yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Jujur saja, ada banyak potensi di sini, banyak anak muda yang berpotensi memiliki karier di basket. Komunitas tunarungu Indonesia memenangkan kompetisi yang kami adakan dan saya sangat terkejut melihat betapa bagusnya permainan mereka,” katanya.

Secara khusus, Jamarr memberikan apresiasi kepada para atlet IDB Academy. Menurutnya, para pemain tunarungu menunjukkan semangat bertanding yang tinggi, kecerdasan bermain, dan kemampuan komunikasi yang baik di lapangan.
Sementara, Pelatih IDB Academy, Darfian Oscar, mengatakan kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga sekaligus sumber motivasi bagi para atlet muda tunarungu. Kehadiran Jamarr Johnson dinilai mampu meningkatkan semangat mereka untuk terus berkembang di dunia basket.
“Anak-anak sangat senang sekali melihat Jamarr, jadi ini salah satu kesempatan buat anak-anak jadi semangat, berkembang di dunia basket. Karena di Indonesia sekarang basket lagi menjamur sekali,” ujar pria yang akrab disapa Oscar ini.
Oscar menjelaskan timnya melakukan persiapan khusus, karena akan menghadapi peserta dari Madrasah Istiqlal dan SMA Kolese Gonzaga yang dikenal memiliki banyak atlet berbakat. Dalam pertandingan persahabatan yang berlangsung, IDB Academy berhasil mengalahkan tim Madrasah Istiqlal dengan skor 8-2.
Adapun, kegiatan olahraga seperti ini merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan masyarakat Indonesia dan AS melalui pendidikan, olahraga, dan pertukaran budaya. Kata pejabat Diplomasi Publik Kedutaan Besar AS di Jakarta, John Slover pada kesempatan yang sama.
“Semakin banyak orang Indonesia memiliki kesempatan untuk merasakan Amerika, dan semakin banyak orang Amerika memiliki kesempatan merasakan keindahan Indonesia. Maka, semakin kita dapat bekerja sama dan membuka lebih banyak kesempatan bagi semua orang,” ujar John.
Jamarr Johnson dikenal sebagai salah satu pebasket naturalisasi paling berpengaruh dalam perkembangan bola basket Indonesia yang lahir di New Jersey, AS, pada 1988. Jamarr pernah memperkuat tim nasional Indonesia di berbagai ajang internasional, termasuk Asian Games 2018.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....