Siap-siap, Tahun Depan BWF Super 1000 Berlangsung Sebelas Hari
- 08 Jun 2026 04:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Ketua Panpel Indonesia Open 2026, Achmad Budiharto, menyebut penyelenggaraan 2027 akan lebih kompleks karena perubahan format Super 1000 yang membuat durasi turnamen lebih panjang dan kebutuhan operasional meningkat.
- Penentuan pihak yang akan mengelola Indonesia Open 2027 sepenuhnya berada di tangan PBSI, dengan evaluasi dari pelaksanaan tahun 2026 sebagai bahan pertimbangan utama.
- BWF akan menerapkan format baru Super 1000 berdurasi 11 hari, dengan cakupan siaran lebih luas serta peningkatan total hadiah untuk meningkatkan daya tarik dan kualitas kompetisi global.
RRI.CO.ID, Jakarta - Ketua Panitia Pelaksana Indonesia Open 2026, Achmad Budiharto menilai penyelenggaraan Indonesia Open 2027 menghadapi tantangan lebih besar. Perubahan format turnamen Super 1000 diperkirakan akan meningkatkan kebutuhan operasional serta standar pelaksanaan kompetisi.
Ia mengatakan keputusan mengenai penyelenggara Indonesia Open 2027 sepenuhnya berada dalam kewenangan PBSI sebagai pemilik turnamen. Menurutnya, evaluasi terhadap penyelenggaraan tahun ini akan menjadi pertimbangan penting dalam menentukan pelaksana berikutnya.
Ia menjelaskan format baru Super 1000 akan membuat durasi turnamen menjadi lebih panjang dibandingkan sebelumnya. Kondisi tersebut menuntut kesiapan panitia untuk memenuhi berbagai standar tambahan yang ditetapkan Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF).
"Keputusan mengenai penyelenggara berikutnya berada pada PBSI sebagai pemilik turnamen yang memberikan penugasan kepada pelaksana. Tantangan ke depan tentu semakin besar karena format kompetisi akan berlangsung lebih panjang dibanding sebelumnya," ujarnya dalam konferensi media Indonesia Open 2026 di Istora Senayan GBK, Jakarta Selatan, Minggu, 7 Juni 2026.
Ia menilai perubahan format tersebut membutuhkan perencanaan yang lebih matang pada berbagai aspek penyelenggaraan turnamen. Siapa pun yang ditunjuk nantinya harus mampu memenuhi tuntutan operasional yang semakin kompleks.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada insan media yang mendukung publikasi Indonesia Open sepanjang penyelenggaraan tahun ini. Menurutnya, peran media sangat penting dalam membangun antusiasme masyarakat terhadap olahraga bulu tangkis.
"Tanpa dukungan media, upaya membangun antusiasme masyarakat terhadap bulu tangkis tentu tidak akan maksimal. Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kontribusi seluruh rekan media selama turnamen berlangsung," katanya.
Sementara itu, perwakilan Federasi Bulu Tangkis Dunia atau BWF, Selvam Supramaniam, menjelaskan perubahan format Super 1000 akan berlaku mulai 2027. Turnamen kategori tertinggi tersebut dijadwalkan berlangsung selama sebelas hari dengan cakupan pertandingan yang lebih luas.
Menurutnya, seluruh pertandingan akan mendapatkan eksposur siaran yang lebih besar dibandingkan format sebelumnya. Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan penonton dan meningkatkan keterlibatan penggemar bulu tangkis dunia.
"Mulai 2027, turnamen Super 1000 akan berlangsung selama sebelas hari dengan seluruh pertandingan mendapat eksposur siaran. Kami berharap lebih banyak penggemar dapat menyaksikan pemain favorit mereka melalui berbagai platform yang tersedia," ucapnya.
Selain perubahan format, BWF juga memastikan peningkatan total hadiah untuk turnamen kategori Super 1000 pada periode mendatang. Kebijakan tersebut diharapkan memberikan manfaat lebih besar bagi para atlet yang berkompetisi.
Ia mengatakan peningkatan hadiah menjadi bagian dari upaya memperkuat daya tarik kompetisi tingkat elite dunia. Ia berharap seluruh penyelenggara mampu memanfaatkan perubahan tersebut untuk menghadirkan turnamen yang semakin berkualitas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....