Campus League dan UPH Ikat Kerja Sama Resmi

  • 07 Jun 2026 21:14 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Universitas Pelita Harapan (UPH) resmi menjadi mitra terbaru Campus League
  • Kerja sama ini terjalin setelah kedua pihak menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) di Karawaci, Tangerang, Sabtu, 6 Juni 2026.
  • MoU ini membuka ruang kolaborasi yang lebih dari sekadar kompetisi. UPH berpeluang memanfaatkan ekosistem Campus League untuk kegiatan pembelajaran, pengabdian masyarakat, hingga penelitian.

RRI.CO.ID, Jakarta - Universitas Pelita Harapan (UPH) resmi menjadi mitra terbaru Campus League. Kerja sama ini terjalin setelah kedua pihak menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) di Karawaci, Tangerang, Sabtu, 6 Juni 2026.

Penandatanganan dilakukan oleh CEO Campus League Ryan Gozali dan Dr. Andry M. Panjaitan. Ini menjadi kerja sama ketiga Campus League dengan perguruan tinggi.

Bagi UPH, momen ini juga punya makna tersendiri. "Ini adalah kesempatan pertama kami menandatangani MoU dalam bidang olahraga," ungkap Dr. Andry yang merupakan Associate Vice President of Student Development, Alumni & Corporate Relations UPH.

Ia menyebut kerja sama ini sebagai langkah maju yang sejalan dengan komitmen UPH dalam pengembangan student-athlete. "Campus League adalah secercah masa depan bagi olahraga Indonesia. Bagi kami, ini kesempatan untuk melangkah lebih jauh," jelas Dr. Andry.

MoU ini membuka ruang kolaborasi yang lebih dari sekadar kompetisi. UPH berpeluang memanfaatkan ekosistem Campus League untuk kegiatan pembelajaran, pengabdian masyarakat, hingga penelitian.

"Campus League pasti punya database besar yang bisa dimanfaatkan untuk pelajaran, pengabdian, dan penelitian yang lebih bermakna," tambah Dr. Andry. Dalam pandangannya, Campus League sudah selangkah lebih maju dalam membantu perguruan tinggi mewujudkan tridharma.

Di sisi lain, Ryan menegaskan bahwa kerja sama dengan kampus adalah bagian dari visi jangka panjang Campus League. Dalam tiga hingga empat tahun ke depan, Campus League berencana menerapkan sistem home and away.

Sistem ini, menurut Ryan, membawa dampak nyata bagi kampus. Fanbase terbentuk secara organik, alumni terdorong untuk mendukung almamater, dan kampus berpeluang menghasilkan pendapatan dari sponsorship.

"Revenue itu bisa digunakan untuk mengongkosi tim, menggaji pelatih, atau membiayai perjalanan tim untuk away. Tim kampus juga bisa menjual merchandise," jelas Ryan.

Lebih jauh, sistem ini juga mendorong kampus untuk terus meningkatkan infrastruktur. Prasarana seperti lapangan yang layak, fasilitas yang memadai, dan venue yang ramah terhadap kamera siaran menjadi contohnya.

"Ini adalah hal yang baik. Semoga kita semua bisa memperoleh manfaatnya," tutup Dr. Andry.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....