Taklukkan Chwalinska, Andreeva Rebut Gelar Grand Slam Perdana di Roland Garros
- 07 Jun 2026 07:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Petenis Rusia, Mirra Andreeva, sukses menjuarai turnamen grand slam Prancis Terbuka (French Open 2026) setelah mengalahkan lawannya asal Polandia, Maja Chwalinska dengan skor 6-3, 6-2.
- Andreeva menjadi petenis tunggal putri termuda yang menjadi juara di Roland Garros sejak Monica Seles pada 1992.
RRI.CO.ID, Paris – Petenis asal Rusia, Mirra Andreeva, meraih gelar grand slam perdananya pada turnamen Prancis Terbuka atau French Open 2026. Petenis belia itu mengalahkan Maja Chwalinska 6-3, 6-2 pada laga final di Lapangan Philippe-Chatrier, Sabtu, 6 Juni 2026.
Andreeva, yang merupakan unggulan ke-8 itu akhirnya dapat menyalurkan potensi besarnya di level tertinggi. Perempuan berusia 19 tahun itu sukses menundukkan Chwalinska yang tampil impresif setelah lolos dari jalur kualifikasi.
Andreeva kini menjadi petenis tunggal putri termuda yang menjadi juara di Roland Garros setelah Monica Seles pada 1992. Kemenangan atas pemain asal Polandia itu diraihnya dalam waktu 1 jam 22 menit.
Usai laga berakhir, Andreeva naik ke tribun untuk memeluk pelatihnya, Conchita Martinez, mantan juara turnamen tenis Wimbledon asal Spanyol. “Saya menonton pertandingan-pertandingan di Roland Garros sejak kecil dan selalu bermimpi memenangkan trofi ini,” katanya usai pertandingan.
Laga final berlangsung ketat pada awal pertandingan akibat kondisi angin dan tekanan kedua pemain. Situasi tersebut membuat empat gim pertama berakhir dengan saling mematahkan servis.
Chwalinska menjadi pemain pertama yang mampu mempertahankan servisnya pada laga itu. Dukungan sekitar 15 ribu penonton terus mengalir untuk petenis Polandia tersebut.
Namun, Andreeva tetap tenang menghadapi atmosfer pertandingan yang berat. Dia kemudian merebut sembilan gim beruntun untuk unggul 6-3 pada set pertama hingga 5-0 pada set berikutnya.
Andreeva sempat gagal menutup pertandingan saat kesempatan pertama datang. Meskipun demikian, petenis bertinggi badan 175 sentimeter itu akhirnya memastikan kemenangan melalui pukulan backhand pada servis lawannya.
Perkembangan Andreeva terus terlihat sejak menembus panggung WTA pada 2023. Bersama Martinez, dia juga pernah mencapai semifinal Roland Garros pada 2024.
Sementara itu, Chwalinska tetap menikmati pencapaian terbaik sepanjang kariernya di Prancis Terbuka. “Saya tidak akan melupakan tiga pekan ini, Paris akan selalu di hati saya,” ujarnya.
Kekalahan itu menggagalkan peluang Chwalinska menjadi petenis kualifikasi pertama yang menjuarai Roland Garros. Namun, petenis berusia 24 tahun itu diproyeksikan naik ke peringkat 21 dunia WTA, tertinggi sepanjang kariernya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....