Dejan/Bernadine Gugur di Babak Pertama Indonesia Open 2026

  • 02 Jun 2026 16:27 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • XD R32: Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindya Wardana vs Cheng Xing/Zhang Chi 10-21, 9-21.
  • Pertandingan berlangsung selama 29 menit di Court 2 Istora Senayan Jakarta, Selasa, 6 Juni 2026
  • Cheng Xing/Zhang Chi tampil impresif dengan aktif mencetak poin secara beruntun

RRI.CO.ID, Jakarta – Ganda campuran merah putih, Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindya Wardana gugur di babak pertama turnamen bulu tangkis Indonesia Open 2026. Pasangan Dejan/Anindya menelan kekalahan telak atas wakil Tiongkok, Cheng Xing/Zhang Chi 10-21,9-21.

Jalannya pertandingan berlangsung selama 29 menit di Court 2 Istora Senayan Jakarta, Selasa, 6 Juni 2026. Berdasarkan statistik pertandingan, pasangan Tiongkok melesat di pada poin 4-4.

Ganda Tiongkok, Cheng/Zhang mencetak tujuh poin beruntun untuk merebut interval. Dan mencetak tujuh poin beruntun lainnya untuk merebut kemenangan.

Ganda campuran nomor 11 dunia itu tampil lebih impresif pada gim kedua sejak poin 6-6. Tidak main-main, Cheng/Zhang mengoleksi delapan poin secara beruntun untuk merebut interval lewat permainan eksplosif mereka.

Dejan/Bernadine hanya bisa sesekali mencetak poin untuk memutus rentetan poin, namun lawan mampu membalas. Cheng/Zhang mendominasi pasangan Indonesia sepanjang gim, hingga mengakhiri pertandingan dengan kemenangan telak 21-9 untuk kemenangan mereka.

Seusai pertandingan, Dejan Ferdinansyah mengatakan ia dan pasangan telah menyiapkan rencana permainan. Namun, tekanan yang diberikan lawan menyebabkan rencana tersebut gagal terealisasi.

“Tidak bisa keluar dari tekanan, sudah menyiapkan plan untuk bermain, tapi tidak sesuai. Mereka juga mainnya cukup baik, jadi saat kita mencoba keluar dari tekanan, mereka juga nyerang terus,” kata Dejan di Istora Senayan, Selasa, 2 Juni 2026.

Menurutnya, kesulitan yang dihadapinya adalah beradaptasi dengan pasangan junior baru. Dejan juga menilai bahwa dirinya masih banyak kekurangan yang perlu dibenahi.

“Kesulitannya tuh, menurut saya, ternyata partner dengan junior itu tidak gampang. Mungkin, saya skill individunya masih harus ditingkatkan lagi, dari Bernadine juga masih harus level up lagi. Latihannya juga tidak bisa sama, karena kelasnya sudah bukan 100, 300 lagi,” jelas Dejan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....