Kemenangan Lovcen di Japan Derby Mewujudkan Impian Sang Joki
- 31 Mei 2026 16:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Lovcen bersama joki Kohei Matsuyama juara Japan Derby 2026
- Kemenangan ini membuka peluang untuk Lovcen meraih Triple Crown. Kemenangan ini juga menjadikan Lovcen sebagai kuda ke-25 dalam sejarah yang meraih gelar mahkota ganda.
- Kemenangan ini merupakan kemenangan pertama untuk joki Kohei Matsuyama di Japan Derby
RRI.CO.ID, Jakarta – Pertarungan puncak antara 18 kuda berusia 3 tahun dalam Japan Derby ke-93, Tokyo, 31 Mei 2026, berlangsung sengit. Kuda pacu Lovcen dari Haruki Sugiyama stable, bersama joki Kohei Matsuyama menguasai persaingan di lintasan lurus.
Kuda Jantan berusia tiga tahun itu sukses merebut gelar ganda klasik setelah sebelumnya menjuarai Satsuki Sho, 29 April lalu. Kemenangan ini turut mewujudkan impian joki Kohei Matsuyama untuk memenangkan Japan Derby setelah 18 tahun berkarir.
Waktu kemenangan Lovcen bersama Kohei Matsuyama di lintasan berjarak 2.400 meter tersebut adalah 2 menit 22,7 detik. Setelah melewati garis finis, Kohei Matsuyama meneteskan air mata dan mengungkapkan kebahagiannya atas kemenangan ini.
“Sungguh tak terbayangkan bahwa Kohei Matsuyama bisa menjadi joki pemenang Derby, rasanya benar-benar tak percaya. Perasaan ini sungguh tak terbayangkan," kata Matsuyama dalam wawancara usai pacuan, dikutip Minggu, 31 Mei 2026.
Ia mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah mendukungnya dan Lovcen selama ini. Meski memulai di posisi ke-17, menurutnya, kekuatan dari sang kudalah yang membawa kemenangan ini.
“Secara rencana, saya sebenarnya ingin berada sedikit lebih depan untuk mengikuti arus. Tapi karena posisi start ke-17, posisi kami jadi lebih belakang dari yang diharapkan,” ujarnya, menjelaskan.
“Namun, saya tetap percaya bahwa Lovcen bisa mengeluarkan tenaga di akhir balapan, jadi saya menungganginya dengan keyakinan itu. Di akhir, selisihnya memang tipis, tapi saya pikir kemenangan ini adalah bukti dari kekuatan Lovcen," katanya.
Kemenangan ini membuka peluang untuk Lovcen meraih Triple Crown, gelar yang hanya pernah diraih oleh delapan kuda sebelumnya. Kemenangan ini juga menjadikan Lovcen sebagai kuda ke-25 dalam sejarah yang meraih gelar mahkota ganda.
Peintre Naif bersama joki Christophe Lemaire, yang menjadi favorit ke-4, finis di posisi kedua dengan selisih satu kepala kuda. Sedangkan Basse-Terre bersama joki Tomoka Saito finis ketiga dengan selisih jarak ¾ badan kuda dari posisi kedua.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....