Kalahkan Pasangan Chinese Teipei, Fajar/Fikri menuju 16 Besar Singapore Open 2026

  • 28 Mei 2026 01:02 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • MD-R32: Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri (3) vs Fang-Chih Lee/Fang-Jen Lee (Chinese Taipei) 15-21, 21-17, 21-15
  • Pertandingan babak 32 besar tersebut berlangsung selama 67 menit di Singapore Indoor Stadium, Rabu, 27 Mei 2026.
  • Pasangan Fang-Chih/Fang-Jen mampu mencetak 10 poin secara beruntun selepas interval dan merebut gim pertama. Namun, Fajar/Fikri mampu keluar dari tekanan dan keluar sebagai pemenang

RRI.CO.ID, Jakarta - Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri melangkah ke babak 16 besar Singapore Open 2026. Mereka mengalahkan wakil Cina Taipei, Fang-Chih Lee/Fang-Jen Lee dalam rubber game.

Pertandingan babak 32 besar tersebut berlangsung selama 67 menit di Singapore Indoor Stadium, Rabu, 27 Mei 2026. Fajar/Fikri menang dengan skor akhir 15-21, 21-17, dan 21-15.

Berdasarkan statistik di laman BWF, ganda Indonesia terdominasi oleh pasangan Cina Taipei pada gim pertama. Sempat bermain imbang, pasangan Fang-Chih/Fang-Jen mampu mencetak 10 poin secara beruntun selepas interval dan merebut gim pertama.

“Pertama-tama alhamdulillah mengucap syukur diberikan kemenangan dan kelancaran. Meskipun tadi di permainan pertandingan hari ini, kami bermain benar-benar kurang maksimal. Tadi di gim pertama, kami sudah unggul 12-9 tapi mereka bisa dapat 10 poin beruntun karena kami banyak melakukan kesalahan sendiri,” ujar Fajar Alfian seusai pertandingan.

Gim kedua diawali dengan keunggulan pasangan Cina Taipei yang mencuri interval dengan cepat. Namun, secara perlahan Fajar/Fikri mampu mengejar dan mencuri gim kedua.

“Di gim kedua awal, terutama saya terburu-buru, panik memikirkan apa strategi permainan untuk diterapkan. Tertinggal di interval, alhamdulillah kami bisa sedikit demi sedikit mengejar dan membalikkan kedudukan,” ujar sang kapten Piala Thomas.

Pada gim ketiga, pasangan Indonesia mampu tampil lebih dominan dibandingkan lawannya. Fajar/Fikri mampu merebut interval dan mempertahankan keunggulan hingga akhir pertandingan.

Menurut Fajar, keunggulan tersebut karena arahan pelatih yang mengarahkan keduanya untuk bermain cepat. Pebulu tangkis berusia 31 tahun menerangkan Fang-Chih/Fang-Jen sangat bermain aman, memaksanya dan pasangan untuk terus menekan lawan.

“Pelatih terus instruksikan kami untuk bermain cepat karena mereka menerapkan permainan bertahan lalu balik serang. Mereka mempunyai permainan yang sangat safe dan penempatannya menyulitkan hari ini, tapi kami terus memaksa mereka untuk bermain adu drive,” kata Fajar.

Sementara menurut Muhammad Shohibul Fikri, pada gim pertama ia dan Fajar melakukan banyak kesalahan sendiri. Namun, pada gim-gim berikutnya, Fikri dan pasangan berusaha untuk meyakinkan diri dan keluar dari tekanan lawan.

“Kalau melihat dari gim pertama, kami memang banyak melakukan unforced error. Lalu di gim kedua start kami sangat buruk sekali,” kata Fikri.

“Tertinggal sangat jauh poinnya tapi kami berusaha meyakinkan diri sendiri dan partner bagaimana harus keluar dari tekanan ini dan alhamdulillah, puji syukur berhasil. Momentumnya itu balik yang bikin kami percaya diri lagi,” katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....