Rehan/Gloria Gugur di 32 Besar Singapore Open 2026

  • 26 Mei 2026 20:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • XD-R32: Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja vs Thom Gicquel/Delphine Delrue (5/Prancis) 18-21, 19-21
  • Pasangan Thom Gicquel/Delphine Delrue merupakan ganda campuran nomor lima dunia versi BWF
  • Fokus Rehan/Gloria saat ini adalah mempersiapkan diri untuk Indonesia Open 2026 yang akan berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, 2-7 Juni 2026

RRI.CO.ID, Jakarta – Ganda campuran Indonesia, Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja gugur di 32 besar Singapore Open 2026. Keduanya dikalahkan ganda asal Prancis, Thom Gicquel/Delphine Delrue di Singapore Indoor Stadium, Kallang, Selasa 26 Mei 2026.

Dalam pertandingan yang berlangsung 47 menit tersebut, Rehan/Gloria kalah secara straight set dengan skor akhir 18-21 dan 19-21. Meski kalah, mereka telah memberikan yang terbaik di lapangan.

Pada gim pertama, Rehan/Gloria sempat memimpin kedudukan hingga 18-17. Akan tetapi, pasangan Gicquel/Delrue mampu menyalip dan menceploskan empat poin secara beruntun, mencuri gim pertama atas kemenangan mereka.

Hal serupa terjadi pada gim kedua dengan kedua ganda campuran saling jual beli poin hingga akhir-akhir permainan. Kali ini, Gicquel/Delrue yang memimpin sejak awal dan keduanya mampu mempertahankan keunggulan tersebut, meski dibuntuti Rehan/Gloria.

Seusai pertandingan, Gloria Emanuelle Widjaja mengucapkan rasa syukurnya meski kalah dalam pertandingan. Ia bersyukur, tetap bisa tampil baik, walau sudah absen dari pertandingan bersama pasangannya selama sembilan bulan.

“Bersyukur dari awal sampai akhir tidak ada sesuatu yang tidak diinginkan. Bersyukur juga hari ini kami bisa tampil dengan baik setelah sembilan bulan absen,” ucap Gloria.

“Walaupun kalah tapi bukan kalah yang telak atau main jelek, hanya memang finishingnya masih jadi pekerjaan rumah yang harus dibenahi.” Pebulutangkis berusia 32 tahun itu menambahkan bahwa di akhir gim pertama, ia dan pasangan bermain terburu-buru.

“Ke pertandingan tadi terutama di gim pertama akhir, kami main terlalu grasa-grusu, rasa kepengennya belum bisa terkontrol. Ya ini normal karena turnamen pertama setelah lama tidak main dan ini jadi pelajaran kami untuk bisa kontrol emosi, lebih tenang dan ditingkatkan lagi non teknisnya,” ujarnya.

Sementara menurut Rehan Naufal Kusharjanto, apa telah disiapkan saat latihan belum dapat direalisasikan dengan baik. Ia berharap agar segera pulih dan mampu menampilkan performa terbaik.

“Alhamdulillah hari ini berjalan lancar bagi saya, apa yang sudah disiapkan di latihan bisa dikeluarkan. Belum menang tapi ini proses yang harus dijalani, saya ingin cepat kembali ke performa terbaik tapi saya juga harus bisa jaga kondisi lututnya, ototnya karena saya di sini tidak untuk 1, 2 atau 3 turnamen saja,” ujar Rehan.

Ia bertekad dapat terus melanjutkan bermain di turnamen, terutama dengan format terbaru 15x3 yang akan diimplementasikan tahun depan. “Saya ingin terus berlanjut apalagi tahun depan format 15x3 sudah berjalan jadi mungkin akan lebih menguntungkan buat kami,” ucapnya.

Fokus Rehan/Gloria saat ini adalah mempersiapkan diri untuk Indonesia Open 2026 yang akan berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, 2-7 Juni 2026. “Mudah-mudahan minggu depan di Indonesia Open, penampilan kami bisa lebih baik,” kata Rehan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....