ITF J30 Sukoharjo Dibuka, Petenis Indonesia Berpeluang Sapu Bersih Gelar
- 25 Mei 2026 02:36 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Tuan rumah Indonesia berpeluang besar menyapu bersih gelar tunggal turnamen tenis junior internasional.
- Panitia kembali menunjuk Kabupaten Sukoharjo karena memiliki fasilitas lengkap berupa enam lapangan tenis.
- Lebih dari 100 atlet muda dari 15 negara bersaing ketat memperebutkan poin peringkat dunia.
RRI.CO.ID, Sukoharjo - Perwakilan tuan rumah Indonesia berpeluang besar menyapu bersih seluruh gelar tunggal turnamen tenis junior. Turnamen bergengsi tersebut kembali digelar di Stadion Tenis Gelora Merdeka Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.
Deddy Prasetyo Tennis Club (DETEC) International Junior Championship resmi dibuka pada Minggu, 24 Mei 2026. Kompetisi resmi International Tennis Federation (ITF) ini memperebutkan poin peringkat dunia kategori tunggal dan ganda.
Direktur Turnamen Anshari Nursida menjelaskan alasan utama memilih kembali wilayah tersebut sebagai lokasi pertandingan utama. Pihak panitia mengapresiasi kerja sama apik bersama K3n7o3n9 Tennis Academy (K7G) pada tahun lalu.
"Tahun ini adalah penyelenggaraan kedua kami di Sukoharjo. Bukan hanya karena keberadaan enam court yang memiliki lampu penerangan untuk bermain di malam hari, kerja sama yang baik dengan K3n7o3n9 Tennis Academy (K7G) setahun lalu juga jadi alasan kami mempertahankan lokasi tuan rumah untuk edisi kelima turnamen entry level ini," ujar Anshari.
Sebanyak lebih dari 100 petenis junior dari 15 negara dipastikan ikut meramaikan kejuaraan bergengsi tersebut. Para peserta asing berasal dari berbagai negara berbeda seperti Singapura, Tailan, Malaysia, hingga Amerika Serikat.
Seluruh petenis yang berusia di bawah 18 tahun tersebut akan memperebutkan poin peringkat dunia. Sistem perolehan poin diberikan bagi atlet yang berhasil menembus babak perdelapan final nomor tunggal.
Anshari menilai bahwa peta persaingan pada saat ini sangat menguntungkan bagi delegasi tuan rumah. Ia sangat berharap prestasi gemilang para atlet pada tahun lalu bisa terulang kembali sekarang.
"Melihat peta persaingan, para petenis tuan rumah sangat berpeluang memenangkan turnamen. Tahun lalu, tiga pemain sukses memboyong gelar di dua pekan gelaran. Ada Mischka (Sinclair Goenadi), Michal (Ihsan Wicaksana), dan juga Akmal (Junaini). Semoga hasil ini diulangi oleh yang lain," ujar Anshari.
Atlet andalan Indonesia Gwen Emily Kurniawan yang berusia 15 tahun memimpin daftar unggulan putri. Cucu kandung dari legenda bulu tangkis Rudy Hartono tersebut kini sukses menempati peringkat 865 dunia.
Pesaing terberatnya adalah Xinyan Rang asal Tiongkok berusia 13 tahun dengan peringkat 1.530 dunia. Petenis asal Tiongkok tersebut baru saja sukses besar menembus babak perempat final turnamen sebelumnya.
Pada kategori putra, Alfaradu Sumirat berusia 17 tahun menjadi tumpuan utama tuan rumah Indonesia. Atlet berbakat asal Tanah Laut Kalimantan Selatan tersebut kini berada di peringkat 757 dunia.
Alfaradu berpotensi menghadapi Brandon Duan asal Amerika Serikat yang menempati posisi unggulan kedua turnamen. Pemain berusia 16 tahun asal Amerika Serikat tersebut saat ini menempati peringkat 800 dunia.
Pertandingan babak utama kejuaraan internasional ini dijadwalkan berlangsung pada hari Senin, 25 Mei 2026. Seluruh bagan 32 besar dalam kompetisi tersebut sudah terisi penuh melalui babak kualifikasi sengit.
Tuan rumah Indonesia sukses meloloskan lima petenis putri andalan untuk bersaing pada babak utama. Selain itu, terdapat pula enam wakil putra nasional yang juga sukses melewati babak kualifikasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....