'Come Back Manis' Leo/Daniel di Thailand Usai Berpisah Dua Tahun

  • 17 Mei 2026 21:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • 1. Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin juara Thailand Open 2026 dan menyamai prestasi Berry Angriawan/Hardianto pada 2017
  • 2. Pelatih sempat memisahkan keduanya pada 2024 karena penurunan prestasi
  • 3. Daniel Martin sempat absen diberbagai turnamen selama satu tahun untuk pemulihan cedera

RRI.CO.ID, Jakarta- Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin sukses naik podium juara Thailand Open 2026, Minggu 17 Mei 2026. Leo/Daniel menang atas unggulan teratas dari India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty dengan dua game langsung, 21-12, 25-23.

Gelar juara bagi pasangan dengan julukan, The Babies menjadi momen ‘come back’ yang bagus setelah keduanya berpisah sebagai pasangan selama dua tahun. Pelatih resmi memecah Leo/Daniel pada 2024 karena performa keduanya menurun.

Leo /Daniel terakhir tampil bersama pada Indonesia Open 2024, kemudian pelatih mencarikan pemain lainnya sebagai pasangan baru di lapangan. Leo berpasangan dengan Bagas Maulana, sementara Daniel ditandemkan dengan Shohibul Fikri.

Daniel sempat vakum dari pertandingan selama satu tahun karena harus menjalani pemulihan. Cedera lutut kiri saat membela Merah Putih di kejuaraan beregu Sudirman 2025.

Cedera Lutut Memaksa Daniel Menepi dari Pertandingan

Daniel/Fikri tampil pada babak penyisihan grup grup D Piala Sudirman 2025 kontra Denmark, Kamis 1 Mei 2025. Daniel/Fikri menghadapi pasangan Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen, dengan kemenangan pasangan Indonesia 21-16 dan 21-18.

Di balik kemenangan tersebut, Daniel mengalami cedera serius saat tampil menghadapi pemain veteran Denmark, Astrup/Rasmussen. Dokter Pelatnas PBSI, Hasna HM menjelaskan Daniel mengalami cedera pada lutut kiri pada saat melakukan pukulan jumping smash.

“Saat melakukan pukulan jumping smash, mendarat tidak dalam posisi yang tepat. Dari hasil pemeriksaan awal, lutut kiri terlihat bengkak dan pada saat ditekuk terasa sangat sakit,” kata dr Hasna, Senin, 5 Mei 2025.

Daniel harus menjalani serangkaian pengobatan untuk pemulihan cedera seperti tindakan Arthroscopy Debridement lutut kiri. Yakni, prosedur bedah minimal invasif yang dilakukan untuk membersihkan atau memperbaiki sendi lutut yang mengalami kerusakan atau peradangan.

Proses selanjutnya menunggu pemulihan dilanjutkan dengan fisioterapi dan penguatan otot. Dokter menjelaskan butuh waktu sekitar 1-2 minggu untuk membuka jahitan dan setelah itu bisa dilakukan fisioterapi.

Dokter menjelaskan Daniel butuh waktu yang cukup untuk kembali latihan namun harus dilakukan secara bertahap. “Total diperkirakan tiga bulan untuk bisa kembali latihan di lapangan namun harus bertahap,” katanya.

Daniel dan Leo Kembali ‘Rujuk’ untuk Thailand Open Super 500

Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) mendaftarkan keduanya pada turnamen di Thailand. Leo dan Daniel, datang sebagai pemain non unggulan namun keduanya menatap laga dengan penuh keyakinan meraih kemenangan.

Sepanjang laga pertandingan di Thailand Open 2026, Leo/Daniel menyelesaikan laga tanpa kehilangan satu set laga. Pada babak 32 besar, Leo/Daniel menang telak atas wakil Chinese Taipei, Lai Po Yu/Tsai Fu Cheng, dengan skor 21-9, 21-8, hanya dalam waktu 23 menit.

Leo/Daniel yang pernah menghuni peringkat 10 dunia, kembali meraih kemenangan telak dua game langsung. Keduanya menang atas wakil Tiongkok, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi, dengan skor 21-16, 21-13.

Pada babak perempat final, Leo/Daniel menghadapi wakil tuan rumah Thailand, Pakkapon Teeraratsakul/Peeratchai Sukphun. Leo/Daniel tidak gentar menghadapi pendukung tuan rumah dan menang 21-16, 21-15 untuk tiket semifinal.

Di partai semifinal, Leo/Daniel meraih kemenangan usai mengalahkan wakil Tiongkok He Ji Ting/Ren Xiang Yu dengan skor 21-15, 21-18. Leo/Daniel mengamankan tiket final Super 500.

Pasangan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin mengangkat trhopi juara di Thailand Open 2026. (Foto: Humas PBSI)

Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026.

Leo/Daniel berhasil tampil di partai final dan menghadapi unggulan teratas atas India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty. Secara head to head atau pertemuan kedua pasangan tersebut, Rankireddy/Chirag lebih unggul 4-0 atas pasangan Leo/Daniel.

Rankireddy/Chirag merupakan dua kali juara di Thailand Open yakni edisi tahun 2019 dan 2024. Rankireddy/Chirag lebih diunggulkan untuk kembali juara di Thailand.

Namun Leo/Daniel telah membuktikan dengan menjadi juara dalam laga dua game langsung 21-12, 25-23. Pasangan ganda putra Indonesia terakhir juara di Thailand Open yakni Berry Angriawan/Hardianto pada 2017 atau sembilan tahun lalu.

Capaian di Thailand sangat membanggakan karena mengulang prestasi Berry /Hardianto pada sembilan tahun yang lalu. Kini skor pertemuan Leo/Daniel atas pasangan India tersebut menjadi 1-4.

“Puji Tuhan kami bersyukur bisa juara di sini, ini juga berkat support dan dukungan teman-teman terdekat kami dan juga orang-orang terdekat kami. Dan juga untuk Leo, saya terima kasih sudah mau jadi partner saya lagi dan bisa berjuang sama-sama,” kata Daniel seperti keterangan tertulis dari PBSI, Minggu, 17 Mei 2026.

Adapun Leo menyampaikan kunci kemenangan bersama Daniel yakni fokus sebelum laga dan tidak boleh kalah start dari lawan. Leo mengatakan kemenangan di Thailand sangat penting untuk momentum bangkit apalagi sebentar lagi digelar Olimpiade 2028.

“Gelar ini sangat berarti, bukan hanya bagi kami tapi bagi tim Indonesia dan seluruh teman-teman di PBSI. Semoga ini jadi momentum untuk bangkit karena Olimpiade sudah dekat,” kata Leo.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....