Bigetron by Vitality dan RRQ Kazu Raih Tiket menuju Grand Finals

  • 13 Mei 2026 15:57 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Bigetron by Vitality dan RRQ Kazu lolos bersama 4 tim lain dari Thailand dan Vietnam
  • ONIC, EVOS Divine, & Shadow Esports akan kembali berburu tiket Grand Finals di pekan terakhir

RRI.CO.ID, Jakarta - Bigetron by Virality dan RRQ Kazu melangkah ke babak Grand Finals Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2026 Spring. Hasil tersebut diraih kedua tim usai tampil impresif di pekan ketiga pada 8-10 Mei 2026.

Bigetron by Virality dan RRQ Kazu secara berurutan menjadi pemuncak klasemen pada hari pertama dan kedua. Mereka menjadi dua tim pertama dari Indonesia yang mengamankan kursi di Grand Finals FFWS SEA 2026 Spring.

Kedua tim ini lolos bersama All Gamers Global, Team Falcons, dan Twisted Minds dari Thailand serta GOW dari Vietnam. Sementara itu, tiga wakil Indonesia lainnya, yakni ONIC, EVOS Divine, dan Shadow Esports harus kembali berjuang di pekan terakhir.

Ketiga tim ini akan bertarung selama 3 hari melawan sembilan tim lain yang tersisa. Untuk bisa lolos ke babak puncak, ketiga tim ini harus bisa mengamankan posisi enam besar di klasemen terakhir.

Bigetron by Vitality berhasil menjadi tim Indonesia pertama yang lolos ke Grand Finals usai mengisi peringkat satu pada pertandingan pertama di pekan ketiga. Kombinasi kepercayaan diri dan konsistensi permainan sepanjang pertandingan menjadi kunci di balik penampilan apik mereka.

Mengusung strategi double sniper, anak asuh Coach Chisjo menutup pertandingan dengan 1 Booyah, 59 poin eliminasi dengan total 98 poin. Mereka lolos langsung bersama All Gamers Global dari Thailand yang berada di posisi kedua klasemen hari itu.

“Hasil pertandingan pekan ini menjadi salah satu jawaban kami untuk orang-orang yang meragukan kami bisa masuk ke Grand Finals atau tidak. Namun, hasil ini tentunya tidak boleh membuat kami berpuas diri karena tujuan tim adalah menjadi juara,” ujar Kapten Bigetron by Vitality, Rapik Hidayat (BTR KOJA).

“Dengan waktu istirahat yang ada, kami akan berlatih dengan keras. Serta mempelajari calon tim lawan sebagai modal bertempur di Vietnam nanti.”

Menyusul sang “Robot Merah”, RRQ Kazu menjadi tim kedua asal Indonesia yang lolos ke Grand Finals. Meski “too soon” dan hanya meraup satu poin di dua game pertama, RRQ Kazu mampu bangkit di sisa pertandingan.

RRQ Kazu langsung ngegas meraup total 92 poin, atau rata-rata 23 poin per game, di empat game tersisa. Hasil ini membuat mereka menjadi pemuncak klasemen dengan total 93 poin.

Kesuksesan RRQ Kazu melewati pekan ketiga dengan mulus juga menjadi pembuktian tersendiri bagi pemain anyar Mufazzal Zhafran (RANZ). Di penampilan debutnya pada pekan pertama, RANZ bersama RRQ Kazu kala itu harus terjerembab di peringkat ke-11 klasemen.

Sempat dicadangkan pada mayoritas pekan kedua, pemain dengan posisi Rusher ini baru masuk skuad lagi di pekan ketiga. RANZ langsung mengantar RRQ Kazu ke peringkat pertama klasemen.

“Kerja tim yang luar biasa, kita bisa sama-sama bangkit dari dua game awal yang buruk untuk jadi peringkat satu di hari kedua. Terima kasih kepada semua anggota tim yang sudah memberi kepercayaan untuk bisa bermain bersama di momen krusial bagi tim,” ujar Pemain RRQ Kazu, Mufazzal Wafiy Zhafran (RRQ RANZ).

“Hal ini menjadi pelajaran yang sangat berharga buat saya. Semoga kami semua bisa terus mempertahankan tren positif ini sampai Grand Finals dan menjadi juara.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....